Segerombolan anak kecil terlihat sedang melempari sebuah sarang lebah pada pohon mangga yang terletak di tengah-tengah desa. “Berhenti…. Berhentiii,” teriak Ibu Mayang yang sedang bersama anaknya saat melihat kelakuan nakal anak-anak kecil tersebut. “Lihat ada Ibu cempreng sama anak pincangnya datang hahahahaa,” sambut anak-anak itu. Ibu Mayang adalah seorang wanita berbadan gemuk dan memiliki suara yang mampu membuat seluruh orang di sekitar akan tutup telinga saat mendengarnya berbicara, ya saking cemprengnya. Ia juga memiliki seorang anak laki-laki berusia 7 tahun yang kesulitan untuk berjalan akibat kecelakaan. Namanya adalah Duan. “Duan kamu tunggu di sini Ibu mau menghentikan mereka,” Ibu Mayang segera mendekati anak-anak yang terus-menerus melempari batu ke arah sarang lebah itu. Namun, belum sempat Ibu Mayang menghampiri, tiba-tiba salah satu batu yang dilemparkan membuat ribuan lebah terbang menyerang semua orang yang berada di tempat itu. “Akkkhhhhkkkhh,” teriak anak-anak kecil itu dan dengan cepat mereka berlari menghindar. Ibu Mayang sangat terkejut dan ia bergegas untuk mengajak anaknya pergi dari tempat itu. “Duannn?” ternyata Ibu Mayang kehilangan jejak anaknya. Ibu Mayang pun terpaksa harus ikut berlari menghindar dari ribuan lebah itu tanpa anaknya. Lebah-lebah itu masih tetap berterbangan mengejar anak-anak kecil yang mencoba menghancurkan sarang mereka.
Cerpen: Serangan Lebah

Shares
Ade S