Balanganews.com
Home » Sastra » Puisi: Luruh di Pelukan Sabtu
Sastra

Puisi: Luruh di Pelukan Sabtu

Karya: Rahmi Nurfitriana

Langkah-langkah pekan yang sempit
Menyusut jadi napas panjang
Riuh telah pergi bersama hari sebelumnya
Meninggalkan ruang sunyi yang hangat untuk diri, yang sering lupa mencintai diri

Di pelukan Sabtu…
Kupagut diri yang tercecer di hari-hari lalu
Aku temukan kembali…
Tawa yang sempat terabaikan, dan rasa tenang yang tinggal abu

Sabtu…
Kau adalah jeda…
Kau adalah pelukan tanpa syarat
Palangka Raya, 2025

 

Berita Terkait