Karya: Rahmi Nurfitriana
Sabtu datang perlahan
Ia, dengan jaket mendung dan udara yang tak banyak bicara
Desember menaruh dingin di sela-sela jam
Membuat waktu berjalan lebih lambat dari biasanya
Kopi dibiarkan mendingin
Bukan karena lupa
Melainkan karena obrolan dengan diri sendiri
Terlalu asyik untuk disela
Di luar, hujan seperti tahu
Kapan harus jatuh dan kapan berhenti
Di dalam, hati belajar menerima
Bahwa tidak semua rindu perlu disuarakan
Sabtu di Desember
Bukan tentang pergi jauh
Tapi tentang berhenti sebentar, menghitung napas
Lalu, mengikhlaskan hal-hal yang tak sempat tumbuh sampai akhir
Palangka Raya, 2025
