BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) Tahun 2026 sebagai langkah strategis untuk merancang peta jalan kebangkitan prestasi, Kamis (14/5/2026).
Forum tertinggi organisasi ini bertujuan membangun fondasi yang lebih profesional guna menghadapi ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 di NTT dan NTB.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Wakil Ketua Umum III PB PODSI Budiman Setiawan, perwakilan KONI Kalteng, serta jajaran insan olahraga dayung se-Kalteng.
Ketua Harian KONI Kalteng, M. Hasanuddin Noor, menyampaikan bahwa Musprov kali ini merupakan momentum krusial untuk melahirkan struktur organisasi yang visioner dan mampu bersinergi erat dengan pemerintah daerah.
“Musprov ini diharapkan melahirkan kepemimpinan yang visioner, profesional, mampu bersinergi dengan pemerintah daerah, serta membawa PODSI Kalimantan Tengah menjadi organisasi yang lebih maju dan berprestasi,” ujar Hasanuddin.
Ia menekankan pentingnya komitmen bersama dalam menyiapkan atlet sejak dini, terutama menghadapi tantangan terdekat yakni Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII 2026 di Kotawaringin Barat sebagai batu loncatan menuju prestasi nasional.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum III PB PODSI, Budiman Setiawan, menyoroti pentingnya manajemen organisasi yang solid dan ketajaman dalam proses pencarian bakat (talent scouting) di tengah keterbatasan anggaran dan sarana.
“Jangan asal mengambil atlet. Aspek antropometri juga harus diperhatikan. Dengan keterbatasan sarana dan anggaran, proses talent scouting harus lebih tajam,” tegas Budiman.
Ia menambahkan, harmonisasi internal dan komunikasi yang baik dengan pemerintah serta sektor swasta melalui sponsor merupakan kunci agar dayung kembali menjadi primadona di Kalteng.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalteng, Agus Siswadi, menegaskan dukungan pemerintah terhadap pembinaan olahraga yang terencana dan berbasis data.
Sinergi antara pemangku kepentingan menjadi syarat mutlak dalam membangun daya saing atlet.
“Musyawarah ini diharapkan mampu memperkuat soliditas organisasi dan menjadi langkah bersama dalam menyiapkan atlet-atlet potensial untuk menghadapi berbagai ajang olahraga di masa mendatang,” ucap Agus Siswadi.
Agus juga menitipkan pesan agar kepengurusan yang baru dapat menjalankan organisasi dengan menjunjung tinggi kepentingan bersama.
“Pemerintah provinsi tentu berharap PODSI Kalimantan Tengah terus berkontribusi mengharumkan nama daerah, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional,” pungkasnya.
Melalui Musprov ini, PODSI Kalteng berkomitmen untuk merevitalisasi sistem pembinaan, meningkatkan kualitas pelatih, dan mengoptimalkan tata kelola organisasi demi mengembalikan tradisi medali emas bagi Bumi Tambun Bungai. (asp)





