Muara Teweh – Kolaborasi terpadu aparat daerah dan sukarelawan kembali diuji dalam mengatasi ancaman kebakaran vegetasi liar, Senin (3/8/2026).
Langkah responsif itu disampaikan perwakilan BPBD Barito Utara Rizali Hadi setelah menerjunkan regu penyelamat ke dua titik musibah.
Lokasi kejadian membentang di Desa Bintang Ninggi II Kecamatan Teweh Selatan serta perlintasan Jalan Lintas Provinsi KM 18 Kecamatan Teweh Baru.
Keterlibatan Masyarakat Peduli Api Traheyan dan aparat desa sangat membantu memandu petugas menembus titik tumpukan semak belukar yang menyala.
Di wilayah KM 18, kekompakan tim TRC bersama anggota Polsek dan warga lokal sukses menghentikan pergerakan api sebelum menyentuh pemukiman.
Secara kumulatif, total area vegetasi lahan mineral yang terdampak amukan kobaran api di dua lokasi tersebut mencapai angka 1,9 hektare.
Koordinasi berjenjang terus dibangun bersama jajaran korporasi dan aparat keamanan agar pengawasan patroli hutan berjalan semakin efektif.





