BALANGANEWS, MUARA TEWEH – Investasi dan penguatan sektor produktif menjadi pilar utama strategi ekonomi yang dipaparkan Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, di Gedung DPRD, Rabu (4/3/2026). Dalam forum Paripurna III tersebut, Bupati menekankan bahwa daerah harus menjadi tempat yang ramah bagi para investor.
Namun, H. Shalahuddin mengingatkan bahwa investasi yang masuk harus mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal. Ia menginginkan adanya transfer pengetahuan dan penyerapan tenaga kerja asli daerah dari setiap investasi yang masuk ke Barito Utara.
Selain investasi besar, penguatan sektor produktif seperti pertanian, perkebunan, dan perikanan juga terus dipacu. Sektor-sektor ini dinilai sebagai tulang punggung ekonomi yang paling tahan terhadap gejolak global dan bersentuhan langsung dengan hajat hidup orang banyak.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan kemudahan perizinan dan pendampingan bagi pelaku usaha. Bupati menyatakan bahwa birokrasi yang ringkas adalah daya tarik utama bagi para pemilik modal untuk menanamkan investasinya di Bumi Bangkan Turan.
Dalam jawaban atas pandangan fraksi, Bupati juga menyinggung soal hilirisasi produk unggulan daerah. Ia ingin produk mentah dari Barito Utara dapat diolah terlebih dahulu di dalam daerah agar nilai ekonomisnya meningkat sebelum dipasarkan ke luar.
Strategi ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mengurangi angka pengangguran. Bupati optimis, dengan iklim ekonomi yang kondusif, kesejahteraan masyarakat Barito Utara akan meningkat secara berkelanjutan.





