Ditunjuk Basuki Hadimuljono, Caretaker PODSI Kalteng Gas Pol Persiapkan Musprov

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Cabang olahraga dayung di Kalimantan Tengah (Kalteng) mulai mendapatkan titik terang terkait masa depan organisasinya.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI), Basuki Hadimuljono, resmi menunjuk jajaran caretaker untuk menjalankan roda organisasi dan mempersiapkan Musyawarah Provinsi (Musprov) PODSI Kalteng 2026.

Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) tertanggal 4 Mei 2026.

Adapun yang ditunjuk sebagai caretaker, yakni M. Hasanuddin Noor, Merry Anitha, dan Warda Rocky Marciano Dahan selama tiga bulan, terhitung sejak 28 April hingga 28 Juli 2026.

Usai mendapat mandat dan restu dari Gubernur Kalteng, jajaran caretaker langsung bergerak cepat menggelar rapat perdana sebagai langkah awal pembenahan organisasi yang sempat stagnan akibat habisnya masa kepengurusan.

“Ini merupakan rapat perdana. Hal ini kita lakukan sebagai persiapan pelaksanaan Musprov PODSI Kalteng Tahun 2026,” kata Ketua Caretaker Pengprov PODSI Kalteng, Hasanuddin Noor, usai rapat di Palangka Raya, Jumat (8/5/2026).

Hasanuddin menjelaskan bahwa tim panitia tengah bekerja intensif untuk menyiapkan segala keperluan teknis. Musprov sendiri dijadwalkan bakal digelar pada Kamis, 14 Mei 2026 mendatang.

“Nantinya kami akan kembali melakukan rapat internal panitia, guna menyiapkan berbagai keperluan dan kesiapan dalam melaksanakan Musprov PODSI Kalteng. Nanti akan dikabari kalau sudah fix, saat ini tim panitia sedang melakukan kesiapan rapat lanjutan,” tambahnya.

Langkah penyelamatan organisasi ini merupakan buah dari komunikasi intensif antara KONI Kalteng, pengurus demisioner, serta para pegiat dan pecinta olahraga dayung di Bumi Tambun Bungai.

“Harapannya, semoga nantinya dalam waktu dekat bisa dilaksanakan Musprov PODSI Kalteng, sehingga berbagai kesiapan atlet Dayung mulai dari Porprov, Pra PON hingga PON dapat maksimal dan memberikan kembali peluang meraih medali di kancah nasional hingga internasional,” tutup Hasanuddin. (asp)