MTQ KORPRI Kalteng Dimulai di Murung Raya, Edy Pratowo Dorong ASN Perkuat Nilai Al-Qur’an

BALANGANEWS, PURUK CAHU – Sebanyak 491 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah mulai mengikuti Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) VIII KORPRI Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2026 di Kabupaten Murung Raya.

Pembukaan MTQ berlangsung di Arena Utama Alun-alun Jorih Jerah, Puruk Cahu, Rabu (24/6/2026), dan dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo.

Mengusung tema “ASN Berakhlak Mulia, Indonesia Tangguh, Kalteng Semakin Berkah”, kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan untuk mencari peserta terbaik dalam berbagai cabang perlombaan. MTQ KORPRI juga menjadi bagian dari pembinaan keagamaan bagi ASN agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat diterapkan dalam kehidupan maupun pelaksanaan tugas.

Edy Pratowo mengatakan kualitas seorang ASN tidak cukup hanya diukur dari kemampuan dan pengetahuan. Menurutnya, karakter, moral, serta integritas menjadi bagian penting yang harus berjalan seiring dengan profesionalisme dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“MTQ KORPRI bukan sekadar ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an, melainkan sarana pembinaan mental spiritual ASN Muslim agar nilai-nilai Al-Qur’an dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas sebagai pelayan masyarakat,” katanya.

Ia berharap kegiatan tersebut mampu memberikan penguatan terhadap sikap dan perilaku ASN sehingga tercipta aparatur yang memiliki akhlak baik sekaligus mampu menjalankan tugas secara profesional.

“Melalui kegiatan ini, kita berharap lahir ASN yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter, pola pikir, sikap, dan moral spiritual yang baik. ASN yang berakhlakul karimah akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas dan pembangunan daerah yang berkeadilan,” tuturnya.

Selain aspek pembinaan spiritual, Edy mengajak seluruh peserta memanfaatkan MTQ sebagai ruang untuk mempererat hubungan antarkafilah. Semangat kebersamaan tersebut dinilai sejalan dengan nilai Huma Betang yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.

“Jadikan MTQ ini sebagai sarana mempererat ukhuwah dan persatuan dengan menjunjung semangat Huma Betang dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat toleransi dan kebersamaan harus terus kita pelihara sebagai modal membangun Kalimantan Tengah yang semakin maju dan sejahtera,” imbuhnya.

Kepada seluruh peserta, Edy meminta agar setiap perlombaan diikuti dengan penuh semangat serta menjunjung sportivitas dan kejujuran. Dewan Hakim dan Panitera juga diminta menjalankan proses penilaian secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab.

Edy turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Murung Raya yang menjadi tuan rumah. Ia menilai dukungan pemerintah daerah dan masyarakat menjadi bagian penting dalam kelancaran pelaksanaan kegiatan.

“Saya mengapresiasi kerja keras semua pihak yang telah mempersiapkan MTQ VIII KORPRI ini, khususnya Pemerintah Kabupaten Murung Raya sebagai tuan rumah. Dengan semangat gotong royong dan keramahan masyarakat Murung Raya, saya yakin seluruh rangkaian kegiatan akan berlangsung lancar, aman, dan sukses,” ujarnya.

Bupati Murung Raya Heriyus Midel Yoseph menyampaikan, MTQ VIII KORPRI Kalteng berlangsung selama enam hari, yakni 23 hingga 28 Juni 2026. Seluruh perlombaan tersebar di sejumlah venue yang berada di wilayah Puruk Cahu.

Menurut Heriyus, peserta berasal dari 12 kabupaten, satu kota, serta kontingen Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kabupaten Pulang Pisau menjadi satu-satunya daerah yang tidak mengirimkan kafilah pada pelaksanaan tahun ini.

Sebanyak 491 peserta akan berkompetisi dalam 16 cabang lomba. Materi yang diperlombakan mencakup tartil, tilawah, hafalan Al-Qur’an, khutbah Jumat, azan, kaligrafi, karya tulis ilmiah Al-Qur’an, dakwah, hafalan hadis, doa, dan sejumlah kategori lainnya.

Pembukaan MTQ VIII KORPRI Kalteng turut dihadiri Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah, para Asisten Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kalteng, Wakil Bupati Murung Raya Rahmanto Muhidin, serta para kafilah dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah.

Rangkaian perlombaan selanjutnya menjadi kesempatan bagi seluruh peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan nilai keagamaan di lingkungan ASN. (asp)