BALANGANEWS, PURUK CAHU – Pemerintah Kabupaten Murung Raya terus mematangkan pelaksanaan Program Kartu HEBAT Mahasiswa Tahun 2026 agar dukungan pendidikan yang diberikan dapat menjangkau lebih banyak mahasiswa dan tepat sasaran.
Pemantapan program tersebut dibahas dalam rapat evaluasi dan penyempurnaan yang dipimpin Bupati Murung Raya Heriyus di Aula A Kantor Bupati Murung Raya, Jumat (11/9/2026). Rapat dihadiri Asisten I, Asisten III, sejumlah perangkat daerah terkait serta undangan lainnya.
Heriyus mengatakan, pelaksanaan program pada tahun sebelumnya menjadi bahan penting untuk melihat bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki. Evaluasi dilakukan untuk menyempurnakan mekanisme program tanpa mengubah tujuan utamanya sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pendidikan mahasiswa asal Murung Raya.
“Program ini perlu terus kita evaluasi agar semakin baik, aman dan dapat memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” ujar Heriyus.
Salah satu pembahasan utama berkaitan dengan penyesuaian besaran bantuan bagi mahasiswa reguler dan nonreguler. Penyesuaian tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk memperluas jumlah penerima bantuan pada tahun 2026.
Selain skema bantuan, pemerintah daerah turut mengevaluasi persyaratan dan mekanisme seleksi. Untuk mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu, data penerima direncanakan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Di samping faktor ekonomi, peluang memperoleh bantuan juga tetap dibuka bagi mahasiswa yang memiliki prestasi, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik. Dengan demikian, program tidak hanya menjadi dukungan bagi mahasiswa yang membutuhkan secara finansial, tetapi juga dapat memberikan penghargaan terhadap potensi dan prestasi generasi muda Murung Raya.
Heriyus menekankan agar proses seleksi dan penetapan penerima dilakukan secara transparan, objektif serta berdasarkan data yang dapat dipertanggungjawabkan.
Untuk memastikan hal tersebut, koordinasi akan diperkuat mulai dari perangkat daerah hingga pemerintah kecamatan dan desa. Keterlibatan pemerintah di tingkat kewilayahan diperlukan untuk membantu proses verifikasi data calon penerima sehingga bantuan tidak salah sasaran.
Menurut Heriyus, penyempurnaan mekanisme menjadi penting agar anggaran pendidikan yang disiapkan pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat kepada mahasiswa yang membutuhkan sekaligus memiliki potensi untuk berkembang.
“Melalui evaluasi dan penyempurnaan tersebut, Pemkab Murung Raya berharap Program Kartu HEBAT Mahasiswa semakin efektif, adil dan mampu membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi mahasiswa, khususnya mereka yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan,” pungkas Heriyus.
Pemkab Murung Raya selanjutnya akan menindaklanjuti hasil evaluasi tersebut sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan Program Kartu HEBAT Mahasiswa Tahun 2026, dengan mengedepankan ketepatan data, transparansi serta pemerataan manfaat. (asp)





