Efisiensi Anggaran, Pemprov Kalteng Klaim Tetap Tunjukkan Kinerja Positif

Fb Img 1767175268015
Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran. (ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya untuk tetap menjaga kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di tengah keterbatasan fiskal.

Hal itu disampaikan Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran saat rilis penyelenggaraan pemerintahan Pemprov Kalteng Tahun 2025, di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur setempat, Rabu (31/12/2025).

Rilis tersebut dihadiri Wakil Gubernur Edy Pratowo, unsur Forkopimda, Plt. Sekda Leonard S. Ampung, serta jajaran kepala perangkat daerah lingkup Pemprov Kalteng.

Dalam pemaparannya, Gubernur menyebut hampir satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur telah dilalui dengan berbagai tantangan, terutama terkait efisiensi anggaran daerah.

“Meski Tahun 2025 penuh dinamika, khususnya adanya efisiensi anggaran dari Rp10,5 triliun yang turun menjadi Rp8,35 triliun, namun berbagai capaian kinerja positif mampu diraih. Hal ini merupakan buah dari kerja keras dan sinergi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Gubernur.

Menurutnya, kondisi fiskal yang menantang tidak menyurutkan langkah Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk tetap meletakkan fondasi pembangunan dan menghadirkan perubahan yang mulai dirasakan masyarakat.

Ia menilai capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak, mulai dari DPRD, Forkopimda, pemerintah kabupaten dan kota, akademisi, perbankan, dunia usaha, hingga masyarakat luas.

Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa perjalanan pembangunan Kalimantan Tengah masih panjang dan ke depan akan dihadapkan pada tantangan yang semakin kompleks.

“Ke depan, tantangan pembangunan akan semakin kompleks. Oleh karena itu, saya bersama Wakil Gubernur berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan komunikasi, sinergi, dan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.

Ia menambahkan, pembangunan daerah akan terus diarahkan agar lebih merata dan berkeadilan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, baik di wilayah pedalaman maupun perkotaan.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menegaskan arah pembangunan Kalimantan Tengah yang tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal sebagai pijakan menuju Indonesia Emas 2045.

Arah kebijakan pembangunan daerah, katanya, diselaraskan dengan agenda pembangunan nasional serta mendukung penuh Asta Cita Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto.

“Berlandaskan filosofi Manggatang Utus, kami bertekad mengangkat harkat dan martabat masyarakat Dayak serta seluruh masyarakat Kalimantan Tengah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Gubernur turut mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk insan pers, untuk menjaga semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membangun Bumi Tambun Bungai agar semakin berkah, maju, dan bermartabat.

Di akhir pemaparannya, Gubernur Agustiar Sabran juga mengungkapkan kondisi APBD Tahun 2026 sebesar Rp5,3 triliun, dengan belanja langsung atau operasional sebesar Rp1,6 triliun, lebih rendah dibandingkan belanja operasional Tahun 2015 yang mencapai Rp1,9 triliun.

“Namun demikian, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan optimal kepada masyarakat,” pungkas Gubernur. (asp)