Stafsus Presiden Dorong Pemuda Kalteng Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kreatif

Img 20260210 Wa0023
Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif, Yovie Widianto. (Foto: MMC Kalteng)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran menggelar ramah tamah menyambut kehadiran Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto di Istana Isen Mulang, Selasa (10/2/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kunjungan Yovie Widianto di Kalimantan Tengah dalam rangka penguatan sektor ekonomi kreatif.

Sebelumnya, Yovie Widianto memberikan kuliah umum (studium generale) di Aula Universitas Islam Negeri (UIN) Palangka Raya dengan tema “Ekonomi Kreatif Sebagai Pilar Generasi Muda”.

Dalam kesempatan tersebut, Yovie menyoroti peran strategis generasi muda sebagai motor penggerak ekonomi kreatif di tengah era transformasi digital.

Dalam kunjungannya, Yovie juga bertemu langsung dengan para pemuda yang bergelut di bidang ekonomi kreatif di Kota Palangka Raya. Ia mengaku terharu melihat semangat para pelaku kreatif muda yang tetap berkarya di tengah berbagai keterbatasan.

“Saya terharu, mereka begitu bersemangat menyampaikan berbagai hal mengenai keterbatasan. Namun saya juga bercerita, biasanya proses terjadinya kreativitas itu dari posisi keterbatasan,” tutur Yovie.

Lebih lanjut, Yovie menilai para pemuda dan pejuang ekonomi kreatif di Kalimantan Tengah memiliki kualitas sumber daya manusia, visi, dan kemampuan yang sudah berada di atas rata-rata.

Menurutnya, potensi tersebut tinggal dikembangkan dengan pengemasan yang tepat.

Di bidang musik, Yovie merasakan adanya energi yang berbeda dan kuat, yang menurutnya perlu dibalut dengan otentisitas lokal berpadu cita rasa internasional. Hal serupa juga ia sampaikan pada seni tari, yang dinilai akan sangat mengagumkan apabila dikemas dan ditampilkan secara massal.

“Kita tinggal memoles, memberikan energi tambahan,” imbuhnya.

Selain itu, Yovie juga menekankan pentingnya kehadiran creative hub sebagai wadah pusat aktivitas ekonomi kreatif lintas subsektor.

“Kalau ada modal lebih, kita siapkan 17 sub sektor berkumpul bisa menjadi showcase kerajinan, UMKM, fashion, seni kriya, dsb,” katanya.

Yovie optimistis, apabila pengembangan ekonomi kreatif dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan, Kalimantan Tengah memiliki peluang besar menjadi pusat sentra kreatif di wilayah Kalimantan dalam lima tahun ke depan.

Sementara itu, Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Yovie Widianto yang dinilainya mampu memberikan inspirasi dan motivasi bagi generasi muda di daerah tersebut.

“Ini menjadi penyemangat kami untuk lebih berkarya lagi membangun Kalteng,” ucap Gubernur.

Gubernur juga memohon doa restu agar di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemprov Kalteng bersama seluruh elemen masyarakat dapat lebih optimal dalam menggali potensi pendapatan daerah, salah satunya melalui penguatan sektor ekonomi kreatif. (red)