BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Pelatihan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) bagi tenaga kesehatan angkatan pertama tahun 2026.
Langkah ini dilakukan untuk memperkuat kompetensi personel medis di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) dalam menghadapi tren peningkatan kasus TBC pascapandemi.
Kegiatan yang dipusatkan di Aula UPT Bapelkes Provinsi Kalteng ini, dibuka secara resmi oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Riza Syahputra, mewakili Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng, Suyuti Syamsul, Senin (6/4/2026).
Dalam sambutannya, Riza menegaskan, bahwa TBC masih menjadi masalah kesehatan prioritas di Indonesia yang memerlukan penanganan serius dan berkelanjutan.
“Data per 22 Januari 2024 capaian penemuan dan pengobatan kasus TBC secara nasional menunjukkan angka 77 persen dari target 90 persen. Capaian keberhasilan pengobatan TBC berada di angka 85 persen dari target nasional 90 persen,” imbuhnya.
Ia menjelaskan, nahwa peningkatan mutu, profesionalisme, dan kompetensi tenaga kesehatan menjadi kunci utama dalam mengejar target nasional tersebut.
Oleh karena itu, materi penatalaksanaan TBC kini diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan tenaga kesehatan maupun melalui pelatihan pendidikan berkelanjutan.
Melalui pelatihan ini, para peserta dipersiapkan untuk menjadi garda terdepan dalam pemberian layanan TBC di Fasyankes.
Mereka diharapkan mampu menjalankan fungsi penemuan kasus secara dini, melakukan diagnosis yang akurat melalui pemeriksaan laboratorium, hingga memastikan pengobatan pasien berjalan tuntas.
Selain teknis medis, para peserta juga dibekali pemahaman mengenai Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), Keamanan dan Keselamatan Kerja (K3) khusus TBC, serta penguatan jejaring layanan dan sistem pencatatan yang akuntabel.
Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan performa Fasyankes di seluruh Kalteng dalam mendeteksi dan mengobati penderita TBC, sehingga mata rantai penularan dapat diputus secara efektif demi mencapai target eliminasi TBC di Bumi Tambun Bungai. (asp)





