BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyalurkan 74.450 liter air bersih kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak kemarau dan mengalami keterbatasan sumber air.
Penyaluran tersebut menjadi langkah cepat Pemprov Kalteng untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama di daerah yang sumber air bersihnya mulai terbatas akibat kondisi kemarau.
Hingga Selasa (1/9/2026), distribusi air bersih telah menjangkau Kota Palangka Raya serta lima kabupaten, yakni Barito Utara, Lamandau, Seruyan, Kotawaringin Timur, dan Murung Raya.
Di Kota Palangka Raya, bantuan disalurkan ke Desa Rindang Banua (Puntun) sebanyak 250 liter untuk 10 kepala keluarga (KK) dan Desa Petuk Ketimpun sebanyak 4.000 liter untuk 164 KK.
Sementara di Kabupaten Barito Utara, sebanyak 12.000 liter air bersih disalurkan ke Desa Pendreh untuk memenuhi kebutuhan 850 KK. Kabupaten Lamandau mendapat 10.000 liter untuk wilayah Nanga Bulik.
Di Kabupaten Seruyan, sebanyak 4.000 liter air bersih disalurkan kepada 64 KK di Desa Sungai Undang.
Distribusi terbesar sementara berada di Kabupaten Kotawaringin Timur dengan total 43.000 liter yang disalurkan ke enam desa.
Bantuan tersebut terdiri atas 5.000 liter untuk Parebok Barat, Karya Karet, Karya Kelapa, Basirih, dan Lempuyang, serta 18.000 liter untuk Desa Jaya Kelapa.
Sedangkan di Kabupaten Murung Raya, bantuan air bersih disalurkan ke Desa Danau Usung sebanyak 1.200 liter.
Pemprov Kalteng memastikan penyaluran tidak berhenti pada distribusi yang telah dilakukan. Bantuan air bersih akan terus diarahkan ke wilayah yang mengalami kekurangan air, menyesuaikan perkembangan kebutuhan dan suplai di lapangan.
Data jumlah bantuan tersebut juga masih bersifat sementara dan akan diperbarui sesuai perkembangan distribusi berikutnya.
Langkah ini diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari sekaligus mengurangi dampak kemarau yang menyebabkan keterbatasan sumber air bersih di sejumlah wilayah Kalteng. (asp)





