BALANGANEWS, KUALA KURUN – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program nasional peningkatan gizi masyarakat. Melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari, program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah berkembang pesat di dua wilayah strategis, yakni Kecamatan Kurun dan Mihing Raya.
Program tersebut dirancang tidak hanya sekadar memberikan bantuan pangan, tetapi memastikan setiap asupan memenuhi standar kesehatan yang ketat. Ini dibuktikan dengan pelibatan tenaga ahli gizi pada setiap titik distribusi untuk memantau kualitas menu yang disajikan ke ribuan penerima manfaat.
Sejak diluncurkan pada 8 Oktober 2025 lalu, SPPG Kemala Presisi II di Kecamatan Kurun telah menjadi motor penggerak utama. Di bawah kepemimpinan Haikal Fikri, S.Pi sebagai Kepala SPPG dan Leli Graselawati, A.Md.Gz selaku Ahli Gizi, didukung oleh 50 personel yang terdiri dari staf dan relawan.
Hingga saat ini, total penerima manfaat di wilayah Kurun mencapai 2.677 orang. Cakupannya sangat luas, meliputi pelajar dari tujuh sekolah, mulai dari TK Pembina hingga SMAN 1 Kuala Kurun, serta kelompok rentan lainnya.
Berdasarkan data teknis, distribusi gizi menyasar 2.321 pelajar TK, SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA, 137 balita, 41 ibu hamil dan menyusui, serta 191 tenaga pendidik.
Menyusul kesuksesan di Kurun, per 23 Februari 2026, SPPG Kemala Presisi resmi beroperasi di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya. SPPG baru ini dipimpin oleh Hendrika Ronaldo dengan didampingi Ahli Gizi Kesi, A.Md.Gz, serta diperkuat oleh 49 personel tim kerja.
Pada tahap awal operasinya, SPPG Mihing Raya langsung menjangkau 1.820 penerima manfaat yang tersebar di 15 institusi pendidikan, mulai dari PAUD Terpadu Negeri Kampuri hingga SMKN 1 Mihing Raya.
“Langkah ekspansi ini diharapkan mampu menekan angka stunting dan tingkatkan konsentrasi belajar siswa di wilayah pedesaan,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H, M.Si, Senin (2/3/2026).
Dia memberikan apresiasi tinggi atas dedikasi para relawan dan tenaga ahli yang telah terlibat. Apalagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini merupakan wujud kehadiran Polri dalam mendukung program pemerintah yang digagas Presiden RI.
“Dengan sinergi antara ahli gizi dan relawan, kami memastikan setiap paket makanan memiliki nilai kalori dan nutrisi yang tepat untuk tumbuh kembang anak-anak,” jelasnya.
Dia mengakui, kehadiran SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari diharapkan menjadi pilot project yang inspiratif bagi wilayah lain di Kalimantan Tengah (Kalteng) dalam upaya mencetak generasi yang sehat, cerdas dan unggul.
“Kami akan terus memantau perkembangan program ini agar tepat sasaran dan berkelanjutan,” pungkasnya. (ahs)
