Legislator Serahkan Donasi Kepada Warga Terdampak Banjir

Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Ramba, saat mendistribusikan sembako ke salah satu dapur umum yang menyediakan makanan siap saji kepada warga Katingan yang terdampak banjir
Anggota DPRD Kabupaten Katingan, Ramba, saat mendistribusikan sembako ke salah satu dapur umum yang menyediakan makanan siap saji kepada warga Katingan yang terdampak banjir

BALANGANEWS, KASONGAN – Meskipun banjir di bagian hulu hingga di Kecamatan Katingan Hilir sudah reda, bahkan sudah ada pula sebagian warganya yang dapat menjalankan aktivitasnya, namun masih ada pula ribuan rumah penduduk di tiga wilayah kecamatan yang saat ini masih dalam keadaan banjir. Diantaranya di kecamatan Tasik Payawan, Kamipang dan di desa Tumbang Bulan Kecamatan Mendawai.

Oleh karena itu, sampai sekarang masih banyak para donator yang menyumbangkan sebagian dari hartanya, baik yang berasal dari luar daerah maupun donator dari Kabupaten Katingan sendiri. Salah satu donator yang berasal dari dalam daerah adalah Ramba, seorang legislator dari PDI Perjuangan. Bentuk donasinya selain ribuan nasi siap saji, juga ratusan paket sembilan bahan pokok (sembako)

Khusus untuk 1.000 bungkus nasi siap saji, dibagikannya kepada masyarakat di kelurahan dan di desa yang ada di wilayah kecamatan Katingan Hilir dan di kecamatan Tasik Payawan.

“500 bungkus kami bagikan sendiri dan 500 bungkus kita serahkan kepada BPBD untuk membagikannya ke desa Luwuk Kiri dan Luwuk Kanan kecamatan Tasik Payawan,” terangnya.

Terkait donasi berupa beras, mie instan, telur ayam ras, ikan sarden dan aqua gelas yang dikemas di dalam ratusan paket sembako, dibagikannya ke sejumlah posko bencana banjir dan ke posko dapur umum.

Diantaranya ke posko bencana banjir dan dapur umum Kelurahan Kasongan Baru, Kelurahan Kasongan Lama, Desa Tumbang Liting, Desa Tewang Kadamba yang kesemuanya masuk wilayah kecamatan Katingan Hilir.

Menjawab pertanyaan media, meskipun seorang legislator, namun untuk donasi yang dibagikannya kepada warga Katingan, hanya masalah kemanusiaan saja.

“Karena, di saat rumahnya di Landa banjir tentu saja tidak bisa beraktivitas. Sehingga mereka perlu bantuan dari para donator,” jelas anggota dewan dua periode ini. (abu)