BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Helmi, mengapresiasi progres pembangunan infrastruktur dan program digitalisasi pendidikan yang dijalankan Pemprov setempat dalam satu tahun terakhir.
Menurutnya, sejumlah program prioritas di sektor infrastruktur mulai menunjukkan perkembangan nyata, terutama pembangunan jalan penghubung antarwilayah yang selama ini dinantikan masyarakat.
“Pembangunan infrastruktur jalan penghubung Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur saat ini sudah mulai dikerjakan. Selain itu, pembangunan jalan Palangka Raya menuju Gunung Mas juga telah berjalan,” ucapnya, Selasa (24/2/2026).
Ia menilai, pembangunan jalan penghubung Kalteng–Kaltim menjadi langkah strategis dalam memperkuat konektivitas antarprovinsi sekaligus membuka akses ekonomi baru bagi masyarakat.
Dalam setahun sudah berjalan, dari infrastruktur jalan penghubung Kalteng–Kaltim sudah dikerjakan. Jalan Palangka Raya ke Gunung Mas sudah berjalan juga.
Selain sektor infrastruktur, Helmi juga memberikan apresiasi terhadap program digitalisasi pendidikan yang telah direalisasikan di seluruh SMA dan SMK se-Kalimantan Tengah.
Ia menilai, langkah tersebut menjadi terobosan penting dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era digital.
“Di sektor pendidikan, seluruh SMA dan SMK di Kalimantan Tengah telah mendapatkan bantuan digitalisasi untuk menunjang proses belajar mengajar,” Ketua DPC Gerindra Kapuas ini.
Program digitalisasi tersebut mencakup penyediaan berbagai sarana pendukung pembelajaran berbasis teknologi, termasuk perangkat yang memungkinkan sekolah-sekolah di daerah terpencil tetap terhubung dengan akses informasi dan jaringan internet.
Semua SMA/SMK sudah dapat bantuan digitalisasi yang menunjang dalam proses belajar mengajar. Ada smart TV, Starlink dan panel surya dan lainnya.
Lebih lanjut, Helmi juga menyinggung rencana peluncuran Kartu Huma Betang pada 2026 sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memperluas perlindungan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Kartu Huma Betang baru di launching 2026. Prinsipnya yang menerima manfaat adalah yang memang memerlukan dan sangat perlu dibantu oleh pemerintah provinsi. Serta berharap ke depannya semoga tepat sasaran dan tepat guna,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh program yang telah berjalan maupun yang akan diluncurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus mendorong percepatan pembangunan di berbagai sektor di Kalimantan Tengah. (asp)
