Berkostum Superman, Remaja Pemadam Karhutla Kalteng Dipuji Menhut

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Rudiansyah, remaja pemadam karhutla yang mengenakan kostum Superman, saat melakukan pemadam di lokasi kebakaran lahan di Petuk Ketimpun, Palangka Raya. (Foto: Kemenhut)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Mengenakan kostum Superman, Rudiansyah, seorang remaja asal Kota Palangka Raya, ikut berjibaku bersama masyarakat dan petugas gabungan memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Petuk Ketimpun, Kecamatan Jekan Raya.

Aksi heroik remaja tersebut memikat perhatian Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni yang menyempatkan diri berdialog langsung dengan Rudiansyah saat meninjau penanganan karhutla di lokasi kejadian, Rabu (19/8/2026).
Menhut Raja Juli Antoni secara khusus menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus pesan dari Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto atas keberanian Rudiansyah di lapangan.
“Saya datang ke sini, saya pamit ke Pak Presiden Prabowo Subianto. Pak Prabowo menyampaikan salam kepada Rudiansyah. Ini salah satu contoh anak muda yang luar biasa. Ini superhero, tapi juga menjadi forest hero, pahlawan yang menyelamatkan hutan kita,” ujar Raja Juli.
Menurut Menhut, aksi Rudiansyah membuktikan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam penanganan karhutla. Pemerintah, TNI, Polri, Manggala Agni, BNPB, hingga BPBD memerlukan dukungan penuh warga lokal.
“Tanpa ada partisipasi masyarakat dalam menanggulangi karhutla, pasti tidak akan bisa selesai,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk mencegah karhutla dari hulu dengan tidak melakukan pembukaan lahan melalui metode pembakaran di tengah musim kemarau.
“Sekali lagi saya mengingatkan masyarakat agar jangan bermain api. Jangan ada lagi pembukaan lahan di musim ini dengan cara membakar. Land clearing dengan cara membakar, baik itu korporasi yang besar maupun masyarakat,” tegasnya.
Menhut menjelaskan, pemerintah terus menempuh strategi terpadu melalui pemadaman darat, operasi water bombing, hingga modifikasi cuaca. Menanggapi kendala keterbatasan sumber air di lapangan, mobilisasi armada udara diperkuat.
“Selain operasi modifikasi cuaca, itu dengan water bombing. Sekarang sudah dimobilisasi. BNPB ada lima water bombing. Kalau nanti masih dianggap kurang dengan kebutuhan lapangan, kita mesti membuka ruang,” ujarnya.
Pada kunjungan tersebut, Menhut menyerahkan bantuan sarana pemadaman secara simbolis kepada kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA) berupa mesin pompa air, selang, nozzle, serta perlengkapan APD.
Ia menilai partisipasi Rudiansyah mempresentasikan ketangguhan dan jiwa gotong royong masyarakat lokal (community participation dan community resilience). Menanggapi cita-cita Rudiansyah yang ingin menjadi polisi hutan, Menhut memberikan komitmen dukungan pendidikan penuh.
“Insya Allah tadi beliau ingin menjadi polisi hutan. Nanti insya Allah kita akan menjadikan beliau polisi hutan. Kalau beliau mau pilih, nanti saya kasih beasiswa,” janji Raja Juli.
Di sisi lain, Menhut menegaskan komitmen penegakan hukum tegas tanpa pandang bulu terhadap pelaku pembakaran lahan. Merujuk laporan Kapolda Kalteng, saat ini telah ditetapkan 12 tersangka terkait kasus karhutla di Kalteng.
“Siapa pun, besar kecil, tanpa pandang bulu, yang melakukan kerusakan alam, kerusakan hutan, akan kita tindak secara hukum,” tegasnya. (asp)