BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kalimantan Tengah
(Kalteng) Desember 2020 mendatang, mendapat sorotan dari Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalteng, H Muhajirin.
Dirinya menyebutkan bahwa, Komisi Pemilihan Umum (KPU) harus memastikan kelengkapan Alat Pelindung Diri (APD) baik untuk petugas maupun masyarakat dengan ketat dan teliti. Sebagai contoh, untuk petugas harus menggunakan APD lengkap, sementara untuk masyarakat harus diberikan masker bagi yang tidak menggunakannya dan juga ketersediaan sejumlah peralatan pendukung protokol kesehatan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Di tengah pandemi Covid-19 yang melanda Kalteng saat ini, protokol kesehatan akan lebih banyak menyerap biaya, terutama untuk masker masyarakat yang hadir nanti. Kalau petugas sudah pasti akan pakai APD, pastinya sudah bisa dialokasikan anggaran secara khusus kan. Tapi kalau masyarakat siapa yang menganggarkan? Selain itu, baiknya sediakan tissue untuk masyarakat memegang alat pencoblos, hal-hal kecil seperti itu penting sekali untuk diperhatikan, sehingga pada pelaksanaan Pilkada nanti tidak muncul klaster baru penyebaran
Corona ini,” kata Muhajirin saat dibincangi awak media di gedung dewan, Jumat (17/7/2020).
Politisi dari Fraksi Partai Demokrat ini menuturkan, sebagai upaya untuk mengatasi keterbatasan anggaran, dia menyarankan agar KPU dapat mengevaluasi kembali rencana penggunaan anggaran. Jika terdapat kegiatan yang tidak terlalu penting, maka anggaran kegiatan tersebut dapat dialihkan untuk anggaran pembelian APD.
“Misalnya, dana untuk sosialisasi dikurangi untuk membeli APD, kan bisa saja itu dilakukan. Memang yang paling tahu kan mereka KPU, tapi sesuatu yang tidak darurat/urgent sekali bisa direvisi dan dialihkan ke pembelian APD. Ini demi kenyamanan kita semua ketika berada di TPS kelak untuk memakai hak pilih,” pungkasnya. (ega)