Balanganews.com
Home » Palangka Raya » 25 Tahun BPOM di Palangka Raya, Tanam Pohon dan Perkuat Komitmen Layanan Bersih
Palangka Raya

25 Tahun BPOM di Palangka Raya, Tanam Pohon dan Perkuat Komitmen Layanan Bersih

Img 20260127 Wa0026
Kepala Balai Besar POM di Palangka Raya, Ali Yudhi Hartanto

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Balai Besar POM di Palangka Raya menggelar kegiatan Refleksi 25 Tahun Balai Besar POM di Palangka Raya Berkarya di Bumi Tambun Bungai di halaman kantor setempat, Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum refleksi perjalanan BPOM selama 25 tahun dalam menjalankan tugas pengawasan obat dan makanan, sekaligus memperkuat komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan.

Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Palangka Raya, Ali Yudhi Hartanto, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Tengah.

Salah satu agenda utama dalam rangkaian kegiatan ini adalah gerakan penanaman pohon secara bertahap dengan target sebanyak 22.000 pohon.

“Penanaman pohon ini merupakan wujud komitmen kami, Balai Besar POM di Palangka Raya dan Badan POM secara umum, untuk turut berkontribusi dalam upaya pelestarian hutan di Indonesia,” ucapnya.

Menurut Ali Yudhi Hartanto, inisiatif yang dilaksanakan pada momentum peringatan 25 tahun BPOM tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi positif, tidak hanya bagi institusi BPOM dan Dishut Kalteng, tetapi juga bagi masyarakat secara luas.

Selain gerakan penanaman pohon, kegiatan refleksi ini juga dirangkaikan dengan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Balai Besar POM Palangka Raya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel.

“Selain gerakan penanaman pohon, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) sebagai komitmen Balai Besar POM Palangka Raya dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik yang bersih, transparan, dan akuntabel,” tambahnya.

Ia juga menyampaikan makna tagline BPOM yang disampaikan oleh Kepala Badan POM, Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D, yakni Menjulang, Membumi, dan Mengakar.

“Menjulang bermakna bahwa insan BPOM harus memiliki visi global, dengan tugas yang berdampak luas bagi masyarakat. Membumi berarti setiap kegiatan yang kami lakukan benar-benar dibutuhkan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Mengakar dimaknai sebagai komitmen BPOM untuk memiliki kompetensi profesional yang kuat, sehingga seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai dengan amanat peraturan perundang-undangan.

“Melalui rangkaian kegiatan refleksi ini, Balai Besar POM di Palangka Raya menegaskan komitmennya untuk terus berkarya, berintegritas, serta hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan di Kalimantan Tengah,” tandasnya. (asp)

Berita Terkait