BALANGANEWS, PALANGKA RAYA — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah (Kalteng) mencatat sebanyak 5.104 atlet telah resmi terdaftar melalui aplikasi SEGA Porprov menjelang penutupan pendaftaran tahap pertama.
Data tersebut dihimpun hingga Rabu (8/4/2026) pukul 17.00 WIB, di mana seluruh KONI Kabupaten/Kota dipastikan telah mendaftarkan delegasinya.
Dari total ribuan pendaftar tersebut, sebanyak 80 atlet terdata pada cabang olahraga eksibisi, sementara sisanya tersebar di 32 cabang olahraga kompetisi.
Saat ini, Tim SEGA Porprov bersama KONI Kalteng masih terus menggencarkan sosialisasi dan koordinasi ke daerah guna memfasilitasi adanya tambahan pendaftaran sebelum batas waktu berakhir.
Kepala Bidang Sekretariat KONI Kalteng, Wison U. Maseh atau akrab disapa Qudit, menjelaskan bahwa tim teknis terus memantau pergerakan data secara real-time untuk memastikan validitas dokumen pendaftaran yang masuk dari setiap daerah.
“Untuk data masuk sampai pukul 17.00 WIB, Rabu sore, sudah ada terdata sebanyak 5.104 orang atlet. Tim IT SEGA Porprov masih melakukan evaluasi dan pengecekan setiap waktu untuk dapat mengetahui pendataan yang nantinya akan dilaporkan ke pengurus KONI Kalteng,” tegas Qudit.
Di sisi lain, Bidang Organisasi KONI Kalteng, Merry Anitha, mengingatkan KONI daerah serta pengurus cabang olahraga (cabor) untuk tidak mengendurkan koordinasi.
Menurutnya, persiapan sejak dini melalui akurasi data atlet sangat krusial bagi kesuksesan penyelenggaraan Porprov yang tinggal beberapa bulan lagi.
“KONI Kalteng terus mengimbau kepada KONI daerah untuk terus melakukan upaya percepatan pendaftaran. Kami juga berterima kasih kepada KONI daerah dan pengurus cabor dalam upaya meningkatkan kesiapan atlet untuk suksesi Porprov Kalteng yang akan dihadapi beberapa bulan ke depan,” ujar Merry.
Sebagai informasi, pendaftaran tahap pertama melalui aplikasi SEGA Porprov akan resmi ditutup pada Jumat, 10 April 2026, tepat pukul 23.59 WIB.
Setelah penutupan, tim IT bersama Panitia Besar akan melakukan verifikasi dan pengecekan lanjutan sebagai dasar persiapan pendaftaran tahap kedua.
Langkah digitalisasi pendaftaran ini diharapkan mampu meminimalisir kendala administrasi serta memberikan transparansi dalam pendataan atlet yang akan berlaga di pesta olahraga terbesar di Bumi Tambun Bungai tersebut. (asp)





