Bush Valentino Ajak Masyarakat Jaga Persatuan dan Hormati Seluruh Suku

Bush Valentino

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya, Bush Valentino, mengajak seluruh masyarakat menjaga persatuan dan menghormati keberagaman suku sebagai bagian dari upaya memperkuat kerukunan di Indonesia.

Ajakan tersebut disampaikan Bush Valentino sebagai upaya penolakan terhadap ujaran kebencian dan penghinaan terhadap suku, khususnya Suku Dayak, yang viral baru-baru ini.

Menurut Bush Valentino, setiap suku di Indonesia memiliki nilai budaya, sejarah, dan kehormatan yang harus dihargai bersama. Karena itu, tidak ada ruang bagi tindakan yang merendahkan identitas suatu kelompok maupun memecah persatuan bangsa.

“Suku Dayak Kalimantan Tengah memiliki adat, budaya, sejarah, serta kehormatan yang wajib dihargai. Begitu juga dengan seluruh suku yang hidup di Indonesia. Tidak ada satu pun suku yang pantas direndahkan, dihina, diprovokasi, atau dijadikan bahan kebencian,” katanya, Senin (20/7/2026).

Ia menegaskan, perbedaan suku, agama, bahasa, dan budaya merupakan kekayaan bangsa yang harus dijaga, bukan dijadikan alasan untuk saling menyerang ataupun menebarkan permusuhan.

“Kita boleh berbeda suku, agama, bahasa, dan budaya, tetapi kita tetap bersaudara dalam satu bangsa: Indonesia,” ujarnya.

Bush juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan media sosial secara bijaksana dengan menghindari penyebaran ujaran kebencian maupun provokasi yang berpotensi memicu konflik antarkelompok.

“Jangan jadikan media sosial sebagai tempat menyebarkan penghinaan dan permusuhan. Gunakanlah kata-kata yang santun, bijaksana, dan membangun. Perbedaan bukan alasan untuk saling menjatuhkan, melainkan kekuatan untuk menjaga persatuan,” tegasnya.

Menurutnya, penghormatan terhadap adat dan budaya merupakan bagian penting dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus merawat nilai-nilai persaudaraan dan saling menghormati.

“Hargai adatnya. Hormati budayanya. Jaga persaudaraannya,” katanya.

Bush Valentino juga menegaskan bahwa masyarakat Dayak dikenal menjunjung tinggi perdamaian. Namun, kehormatan serta martabat adat dan budaya tetap harus dihormati oleh siapa pun.

“Dayak cinta damai, tetapi kehormatan dan martabat leluhur harus tetap dijaga,” ucapnya.

Ketua DPW Satya Kita Pancasila Kalteng ini berharap, seluruh masyarakat terus mengedepankan semangat persatuan dan menjaga kerukunan sebagai modal utama dalam membangun bangsa.

“Utus Dayak Ulun Takam. Huma Betang, Belom Bahadat. Isen Mulang—Pantang Mundur Menjaga Persatuan dan Kehormatan! Salam damai untuk seluruh suku di Indonesia,” pungkasnya. (asp)