NasDem Kalteng Buka Ruang Aman Asap Gratis

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah (Kalteng) menyiapkan layanan sosial bagi masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Melalui Ruang Aman Asap NasDem, warga yang mengalami sesak napas akibat paparan asap dapat memperoleh pertolongan awal secara gratis.

Layanan tersebut berlokasi di Kantor DPW Partai NasDem Kalteng atau Rumah Restorasi, Jalan Adonis Samad Nomor 8, Palangka Raya, dan mulai dibuka pada Jumat, 4 September 2026.

Ketua DPW Partai NasDem Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, mengatakan penyediaan fasilitas tersebut merupakan bentuk kepedulian partainya terhadap masyarakat yang tengah menghadapi dampak kabut asap.

“Sebagai bentuk empati Partai NasDem atas bencana asap di Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya yang kita hadapi bersama, dengan mengharapkan ridho Allah SWT, DPW Partai NasDem Kalimantan Tengah insyaallah akan mulai membuka Ruang Aman Asap NasDem di Kantor DPW NasDem Kalteng (Rumah Restorasi), Jalan Asonis Samad 8 Palangka Raya, mulai hari Jumat tanggal 4 September 2026,” katanya.

Pada hari pertama, layanan mulai beroperasi pukul 16.00 WIB. Selanjutnya, Ruang Aman Asap NasDem dibuka setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.

Faridawaty yang juga Anggota Komisi III DPRD Kalteng mengatakan, layanan tersebut terbuka bagi masyarakat yang mengalami sesak napas akibat asap. Namun, perhatian lebih diberikan kepada kelompok yang dinilai rentan, seperti lanjut usia, anak-anak dan ibu hamil.

“Untuk hari selanjutnya akan buka setiap hari mulai pukul 08.00 sampai 16.00 WIB. Mohon maaf karena terbatasnya tenaga dan fasilitas, kami hanya buka pada jam tersebut,” ujarnya.

Ruang Aman Asap NasDem juga menyiapkan tenaga kesehatan untuk memberikan pertolongan awal kepada warga yang mengalami keluhan pernapasan akibat paparan asap.

Namun, fasilitas tersebut memiliki kapasitas terbatas dan bukan diperuntukkan sebagai tempat perawatan maupun penginapan pasien.

“Layanan ini hanya untuk sesak napas akibat asap. Fasilitas juga terbatas, hanya untuk per 10 orang, dan kami menyiapkan tenaga kesehatan. Mohon maaf karena ini bersifat sosial dan merupakan penanganan pertolongan pertama korban asap, kami tidak dapat menerima pasien untuk menginap,” jelasnya.

Seluruh layanan yang diberikan tidak dipungut biaya. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat membantu warga mendapatkan tempat yang lebih aman untuk memperoleh pertolongan awal ketika kondisi asap memburuk.

Faridawaty berharap langkah sederhana tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Palangka Raya yang terdampak kabut asap.

“Semoga bakti kecil ini dapat sedikit membantu sesama yang membutuhkan,” pungkas Faridawaty. (asp)