BALANGANEWS, PALANGKA RAYA — Kasus perundungan (bullying) yang tengah viral di ruang publik mendapat sorotan tajam dari tokoh masyarakat Kalimantan Tengah (Kalteng), Bush Valentino Lambung.
Ia menegaskan bahwa proses perdamaian tidak boleh dijadikan sarana untuk merendahkan martabat korban maupun menutupi kesalahan pelaku.
Bush Valentino menyatakan bahwa upaya penyelesaian secara damai sejatinya merupakan jalan kemanusiaan yang bermartabat. Kendati demikian, ia mengingatkan agar proses tersebut tidak mengorbankan keadilan bagi pihak yang sudah terluka.
“Perdamaian adalah jalan kemanusiaan, bukan alat untuk membungkam korban dan menutupi kesalahan,” tegas Bush Valentino yang juga Ketua MPC Pemuda Pancasila Palangka Raya.
Ia juga mengingatkan bahwa memaafkan bukan berarti kesalahan pelaku dianggap tidak pernah terjadi, dan korban perundungan yang telah mengalami trauma tidak boleh kembali disakiti atas nama perdamaian semu.
Dalam kasus perundungan yang sedang viral di Palangka Raya, pelaku diharapkan secara ksatria mengakui kesalahannya.
Lebih lanjut, Bush Valentino mengajak para orang tua dan seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendidik serta merangkul anak-anak agar memiliki adab, adat, dan rasa saling mengasihi.
Edukasi moral ini dinilai penting agar generasi muda terhindar dari tindakan melanggar hukum yang dapat merugikan masa depan mereka melalui jalur pidana positif.
“Mari membersamai mengarahkan mengedukasi anak-anak kita dari orangtuanya dan bersama menunjukan adab adat saling mengasihi satu sama lain merangkul mereka agar tidak melakukan kesalahan yang dapat merugikan melalui hukum pidana positif serta sbgnya,” pungkasnya. (asp)





