BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Kios BRI Link Kasih Ibu di Jalan Seth Adji, Kota Palangka Raya, disatroni perampok bersenjata tajam, Selasa (18/8/2026) malam. Pelaku diduga membawa kabur uang tunai sekitar Rp80 juta dan satu unit telepon seluler.
Kapolsek Pahandut AKP Iyudi Hartanto membenarkan kejadian tersebut. Polisi kini masih melakukan penanganan dan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku.
“Benar bang. Sedang kita tangani. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” kata Iyudi saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Informasi yang dihimpun di lapangan, aksi perampokan terjadi sekitar pukul 20.50 WIB saat kios BRI Link hendak tutup. Pelaku diduga mengancam penjaga kios menggunakan senjata tajam sebelum mengambil uang dan barang milik korban.
Seorang saksi, Ahmadi (35), mengaku mendengar teriakan dan keributan dari arah kios. Ia bersama warga lainnya kemudian keluar dari ruko untuk melihat kejadian tersebut.
“Pas kami keluar, terlihat korban jatuh dan memegang kaki pelaku yang membawa sajam. Pelaku mau lari ke arah motor yang diparkir cukup jauh dari ruko,” ungkapnya.
Korban sempat berusaha mempertahankan diri dengan memegang kaki pelaku hingga terjadi tarik-menarik. Akibatnya, korban mengalami luka pada bagian tangan dan kaki.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut juga berupaya menghentikan pelaku. Sejumlah warga bahkan sempat menendang pelaku hingga terjatuh. Dalam kejadian itu, sebuah kantong berisi uang receh turut terlepas dan jatuh di sekitar lokasi.
“Sempat kami tendang dan dia jatuh. Ada satu kantong berisi uang receh yang jatuh,” ujar Ahmadi.
Berdasarkan keterangan penjaga kios yang disampaikan kepada saksi, pelaku diduga berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp80 juta serta satu unit telepon seluler yang berada di dalam kantong berwarna merah.
Upaya warga menghadang pelaku kembali dilakukan ketika pelaku hendak kabur menggunakan sepeda motor Honda Scoopy warna hitam. Warga bahkan sempat memukul pelaku menggunakan sapu. Namun, pelaku tetap berhasil meloloskan diri.
Setelah pelaku kabur, warga menemukan sepasang sandal yang diduga milik pelaku di sekitar lokasi tempat sepeda motor tersebut sebelumnya diparkir.
Ahmadi menyebut pelaku memiliki ciri-ciri fisik tinggi dan besar. Saat beraksi, pelaku mengenakan baju loreng warna cokelat abu-abu, helm Honda dengan kaca tertutup, serta masker.
“Ciri-cirinya tinggi besar, menggunakan baju loreng cokelat abu-abu. Pakai helm Honda, kacanya ditutup dan menggunakan masker. Motornya Honda Scoopy warna hitam,” bebernya. YUD





