Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur Dilaksanakan Bertahap

MENINJAU JALAN RUSAK - Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Sugianto Sabran saat meninjau jalan nasional di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, akibat terjangan banjir. (Foto: Ist)
MENINJAU JALAN RUSAK - Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah Sugianto Sabran saat meninjau jalan nasional di Desa Bukit Rawi, Kecamatan Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, akibat terjangan banjir. (Foto: Ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Perbaikan dan pengembangan infrastruktur dalam berbagai sektor di provinsi yang bergelar Bumi Tambun Bungai menjadi perhatian serius dari Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah, Sugianto Sabran.

Sugianto mengatakan, perbaikan dan pembangunan infrastruktur akan dilaksanakan secara bertahap dan dengan mempertimbangkan skala prioritas, terhadap kebutuhan masyarakat.

“Infrastruktur merupakan salah satu fokus dari pemerintah provinsi. Kami ingin dalam beberapa tahun ke depannya pemerataan infrastruktur sudah dapat terwujud. Untuk itulah ini akan terus diupayakan,” katanya, kemarin di Palangka Raya.

Sugianto Sabran menjelaskan, pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur akan berdampak positif terhadap tarap hidup masyarakat, karena dengan makin bagusnya infrastruktur akan sejalan dengan makin meningkatnya perekonomian masyarakat.

Pembangunan dan peningkatan kualitas infrastruktur akan dilaksanakan dari tingkat paling bawah yaitu pedesaan hingga perkotaan. Hal itu dimaksudkan untuk mewujudkan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Tengah.

Percepatan pembangunan infrastruktur juga akan mempercepat pertumbuhan perekonomian masyarakat dan membuka keterisolasian sejumlah wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah.

“Dengan makin pesatnya pembangunan, masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat. Permasalah desa tertinggal juga akan dapat diatasi segera,” kata Sugianto Sabran.

Sementara itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Kalimantan Tengah Shalahuddin menyampaikan, realisasi pembangunan infrastruktur jalan di provinsi setempat telah melebihi target nasional.

“Untuk target nasional, angka kemantapan jalan adalah 72 persen. Sementara Provinsi Kalimantan Tengah sekarang ini, kemantapan jalan berada pada angka 85 sampai 87 persen. Ini yang terus dipertahankan,” katanya, Rabu (22/9/2021) kemarin, di Palangka Raya.

Salahuddin menjelaskan, walau terdapat beberapa anggaran pembangunan yang dialihkan untuk penanganan Covid-19. Namun pihaknya, terus berupaya untuk mempertahankan kondisi infrastruktur jalan yang telah dibangun dengan melakukan pemeliharaan secara berkala.

“Ini semua pembangunan dilakukan melalui program perencanaan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Kami berharap, mudah-mudahan pandemi segera selesai dan pembangunan berjalan dengan baik,” harapnya. (hdr)