Balanganews.com
Home » Sastra » Puisi: Pagi yang Cerah, Namun Bisu
Sastra

Puisi: Pagi yang Cerah, Namun Bisu

Whatsapp Image 2025 12 29 At 9.14.05 Pm

Karya: Rahmi Nurfitriana

Pagi terbuka dengan cahaya tenang,
matahari hadir tanpa suara.
Udara jernih, langkah tertahan,
hari dimulai dalam diam yang rapi.

Burung terbang, angin berlalu,
waktu berjalan tanpa kata.
Segalanya tampak baik-baik saja,
namun hening memilih tinggal lebih lama.

Di balik bisu, ada ruang bernapas,
cahaya pelan-pelan belajar bicara.
Pagi mungkin belum bersuara,
tapi harapan sudah lebih dulu bangun.
Palangka Raya, 2025

Berita Terkait