Balanganews, Muara Teweh – Dalam sebuah pernyataan yang menyentuh pada Kamis (29/1/2026), Hj. Maya Savitri Shalahuddin membagikan prinsip hidupnya mengenai arti sebuah pengabdian. Beliau menegaskan bahwa pelayanan sejati kepada masyarakat tidak boleh dibatasi oleh posisi formal atau struktur organisasi tertentu.
Baginya, setiap langkah kehidupan adalah kesempatan untuk memberi manfaat bagi orang lain. Jabatan sebagai Ketua TP PKK maupun Ketua Dekranasda dipandangnya sebagai amanah untuk menyalurkan ketulusan hati dalam membantu sesama, khususnya warga Kabupaten Barito Utara.
Hj. Maya percaya bahwa hasil dari sebuah pekerjaan sangat ditentukan oleh niat awalnya. Jika dimulai dengan ketulusan, maka tantangan seberat apa pun dalam membangun daerah akan terasa lebih ringan karena dijalankan dengan rasa syukur dan dedikasi yang tinggi.
Beliau juga menyoroti bahwa pembangunan daerah merupakan kerja kolektif yang membutuhkan kepedulian antar-sesama. Tidak ada individu yang bisa berjalan sendiri dalam mewujudkan kemajuan; sinergi dan rasa saling memiliki antar-elemen masyarakat adalah pondasi yang harus dijaga.
Melalui berbagai peran yang diembannya, beliau berusaha hadir sebagai sosok yang mendengarkan aspirasi masyarakat. Pendekatan persuasif dan humanis menjadi ciri khas kepemimpinan beliau dalam menggerakkan organisasi-organisasi wanita di Barito Utara.
Pesan utama yang ingin disampaikan adalah bahwa setiap orang memiliki porsi pengabdiannya masing-masing. Hj. Maya berharap semangat ketulusan ini dapat menular ke seluruh lapisan masyarakat agar pembangunan Barito Utara berjalan dengan landasan moral yang kuat dan harmonis.





