BALANGANEWS, MUARA TEWEH – Dalam Rapat Koordinasi Program Kartu Huma Betang Sejahtera di Palangka Raya, peran unit terkecil pemerintahan menjadi sorotan utama. Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menginstruksikan para kepala daerah untuk memberikan ruang lebih besar bagi Ketua RT dalam menyukseskan program ini.
Ketua RT dinilai sebagai garda terdepan yang paling memahami kondisi ekonomi dan sosial warganya secara real-time. Oleh karena itu, keterlibatan mereka dianggap sebagai kunci utama agar program ini tidak salah sasaran dan tepat guna bagi masyarakat Barito Utara.
Wakil Bupati Barito Utara, Felix Sonadie Y. Tingan, menyambut positif instruksi tersebut selama mengikuti jalannya rakor. Ia sepakat bahwa validasi data dari tingkat bawah akan sangat membantu pemerintah dalam menentukan prioritas penerima manfaat kartu sejahtera.
Optimalisasi peran Ketua RT ini mencakup pendataan ulang serta pengawasan distribusi bantuan di lingkungan masing-masing. Dengan pendekatan akar rumput ini, diharapkan tidak ada lagi warga miskin yang terlewatkan dalam skema program kesejahteraan provinsi.
Selain sebagai pendata, Ketua RT juga diharapkan menjadi penyambung lidah pemerintah untuk menjelaskan mekanisme penggunaan kartu kepada warga. Hal ini penting untuk menghindari kebingungan di tingkat masyarakat saat program mulai diimplementasikan secara masif.
Felix menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara akan segera menindaklanjuti hasil rakor ini kepada jajaran camat dan lurah. Tujuannya agar instruksi mengenai pemberdayaan Ketua RT dapat segera dilaksanakan demi kelancaran program di lapangan.





