BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mengikuti Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Rapat Bapperida setempat, Rabu hingga Kamis (22-23/4/2026).
Pertemuan ini menjadi langkah strategis untuk menyelaraskan arah pembangunan sektor digital antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota.
Delegasi Diskominfosantik Kalteng dipimpin oleh Plt. Sekretaris Dinas, Hendry Suvpriyanta, didampingi jajaran Kepala Bidang terkait.
Pembahasan dalam forum ini difokuskan pada sinkronisasi urusan Komunikasi dan Informatika, Statistik, serta Persandian agar selaras dengan kebutuhan pembangunan di tingkat kabupaten dan kota.
Plt. Sekretaris Diskominfosantik Kalteng, Hendry Suvpriyanta, menegaskan bahwa kehadiran pihaknya merupakan komitmen nyata untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan sektor digital dan informasi.
“Kehadiran kami dalam Rakortekrenbang ini adalah upaya nyata untuk menyelaraskan, mensinkronisasikan, dan mengharmonisasikan target pembangunan daerah dengan prioritas pembangunan nasional,” ujar Hendry.
Hendry menambahkan, Rakortekrenbang merupakan wadah krusial dalam menyusun Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 agar tetap sejalan dengan target nasional, termasuk dukungan terhadap Asta Cita dan Program Strategis Nasional.
Sinkronisasi ini mencakup kesepakatan indikator capaian (outcome) agar pembangunan daerah memberikan dampak yang terukur bagi masyarakat.
“Melalui desk ini, kami berupaya menyepakati target indikator outcome prioritas pembangunan agar target provinsi tercapai melalui kontribusi kabupaten/kota serta memastikan kegiatan prioritas mendapat dukungan pendanaan yang terintegrasi,” katanya.
Menurut Hendry, kolaborasi yang kuat di sektor Kominfo, statistik, dan persandian akan menghasilkan tata kelola yang lebih efektif dan efisien.
“Sinergi pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan di sektor kominfo, statistik, dan persandian lebih efektif, efisien, serta berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Pembahasan Rakortekrenbang ini dibagi dalam beberapa sesi guna mengakomodasi aspirasi seluruh wilayah di Kalimantan Tengah.
Hasil akhir dari forum ini diharapkan mampu melahirkan dokumen perencanaan yang terintegrasi, khususnya dalam memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan keterbukaan informasi publik di Bumi Tambun Bungai. (asp)





