Berbasis Huma Betang, Gubernur Kalteng Perkuat Pembangunan Berkelanjutan

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menegaskan komitmennya untuk memacu pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui penguatan sumber daya manusia (SDM), pelestarian lingkungan, serta harmoni sosial.

Komitmen strategis ini menempatkan nilai-nilai kearifan lokal sebagai fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat di Bumi Tambun Bungai.

Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran, menyatakan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya terpaku pada aspek fisik atau infrastruktur semata, melainkan harus menyentuh penguatan karakter masyarakat dalam bingkai persatuan.

“Pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan karakter masyarakat. Persatuan dalam keberagaman adalah modal utama kita untuk mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan,” tegas Gubernur Agustiar Sabran saat menghadiri Dharma Shanti Nyepi Tahun Baru Saka 1948 di Palangka Raya, Rabu (29/4/2026).

Agustiar menekankan, bahwa tema “Satu Bumi, Satu Keluarga” pada kegiatan tersebut, sangat relevan dengan falsafah Huma Betang yang menjunjung tinggi toleransi dan gotong royong.

Nilai-nilai ini menjadi pilar penting agar pembangunan tetap inklusif dan berakar pada kekayaan budaya serta spiritualitas daerah.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa konsep “Satu Bumi” mengamanatkan pembangunan yang berwawasan lingkungan. Hal ini mencakup komitmen menjaga kelestarian hutan dan sumber daya alam Kalteng sebagai warisan bagi generasi masa depan.

Sementara itu, konsep “Satu Keluarga” menjadi kunci untuk memperkuat kohesi sosial dan stabilitas daerah.

Melalui sinergi antara pembangunan ekonomi dan pelestarian nilai luhur, Pemprov Kalteng optimis dapat menghadirkan kemajuan yang harmonis.

Langkah ini diharapkan mampu membawa Kalimantan Tengah menuju masa depan yang lebih maju dan sejahtera dengan tetap memegang teguh identitas kearifan lokal. (asp)