BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislutkan) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Universitas Palangka Raya (UPR).
Kemitraan ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai upaya memperkuat sinergi pembangunan sektor kelautan dan perikanan berbasis riset dan pengabdian masyarakat.
Kepala Dislutkan Provinsi Kalteng, Sri Widanarni, menegaskan bahwa pengelolaan kekayaan sumber daya alam di Bumi Tambun Bungai memerlukan sentuhan akademisi.
Hal tersebut dilakukan agar program pemerintah dapat berjalan optimal, tepat sasaran, dan tetap menjaga keberlanjutan lingkungan.
“Kerja sama ini diharapkan menjadi dasar sinergi pelaksanaan program dan kegiatan antara Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Tengah dengan Fakultas Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Universitas Palangka Raya dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan yang berkelanjutan melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat,” ujar Sri, Rabu (13/5).
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mewujudkan visi dan misi Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo dalam meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat melalui program perikanan yang terukur.
Dalam kesempatan yang sama, Dekan Fakultas Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan UPR, Wilson, menyambut baik kolaborasi ini.
Ia menjelaskan, bahwa fakultasnya kini memiliki cakupan yang lebih luas dengan sepuluh program studi, di mana tiga di antaranya secara spesifik fokus pada bidang perikanan.
“Melalui kerja sama ini diharapkan dapat tercipta berbagai inovasi, pengembangan penelitian, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang kelautan dan perikanan,” terang Wilson.
Kesepakatan ini merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Pemprov Kalteng dan UPR mengenai peningkatan mutu penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang telah diinisiasi sejak tahun 2024.
Dengan adanya kerja sama formal ini, kedua belah pihak berkomitmen untuk mengintegrasikan hasil-hasil penelitian kampus ke dalam kebijakan daerah.
Hal tersebut diharapkan mampu menciptakan terobosan baru dalam pengelolaan perikanan darat maupun laut yang lebih maju dan berorientasi pada kemakmuran masyarakat Kalimantan Tengah. (asp)





