Dekranasda Kalteng Gelar Wastra Festival Peringati Hari Jadi ke-69

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menggelar Kalteng Wastra Festival 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalteng.

Kegiatan ini berlangsung di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya, Kamis (21/5/2026).

Ajang ini sebagai sarana promosi sekaligus pelestarian kekayaan wastra daerah melalui berbagai rangkaian kegiatan, termasuk fashion show yang menampilkan kain tradisional khas Kalimantan Tengah.

Ketua Dekranasda Kalteng, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, hadir langsung dalam kegiatan tersebut.

Festival ini menjadi wujud komitmen Dekranasda dalam melestarikan budaya lokal, memberdayakan pengrajin, serta memperkuat identitas daerah melalui pengembangan produk kerajinan berbasis warisan budaya.

Dalam sambutannya, Aisyah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seluruh rangkaian kegiatan Wastra Festival yang berlangsung dengan lancar dan penuh semangat kebersamaan.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ruang promosi produk budaya, tetapi juga sarana memperkuat kolaborasi antar pelaku industri kreatif di Kalimantan Tengah.

Ia menegaskan, festival tersebut memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif yang berbasis pada kearifan lokal.

Melalui kegiatan ini, para pengrajin, desainer, dan pelaku UMKM mendapat kesempatan untuk memperkenalkan karya terbaik sekaligus memperluas jaringan pasar.

“Saya berharap kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh pengrajin, desainer, dan pelaku UMKM untuk terus berinovasi, meningkatkan kualitas produk, serta memanfaatkan peluang pasar yang semakin terbuka luas, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.

Aisyah juga menyampaikan terima kasih kepada para narasumber nasional yang telah berbagi pengalaman dan pengetahuan melalui kegiatan talkshow.

Menurutnya, materi yang disampaikan memberikan wawasan baru bagi pelaku UMKM, pengrajin, dan generasi muda kreatif dalam mengembangkan produk berbasis budaya lokal.

Selain itu, apresiasi diberikan kepada seluruh peserta fashion show dari kabupaten dan kota se-Kalimantan Tengah yang menampilkan beragam kreasi busana berbahan wastra daerah.

Penampilan para peserta dinilai menjadi bukti bahwa kain tradisional Kalimantan Tengah memiliki daya tarik dan potensi besar untuk berkembang di industri fesyen.

“Semangat dan kreativitas yang ditampilkan hari ini menjadi bukti bahwa wastra Kalteng memiliki potensi besar untuk terus berkembang dan dikenal lebih luas,” terangnya.

Ia menambahkan, Dekranasda Kalteng akan terus memperkuat berbagai program pembinaan, promosi, pelatihan, dan pemberdayaan guna mendukung kemajuan industri kreatif daerah.

Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya saing produk wastra Kalimantan Tengah di pasar nasional maupun internasional. (asp)