Siswa SMAN 1 Rungan Raih Medali Emas di Even TIMO

Siswa kelas XI SMAN 1 Rungan Agus Mardianto menunjukkan medali, piala dan piagam penghargaan pada even TIMO, Selasa (25/2/2025).

BALANGANEWS, KUALA KURUN – Seorang siswa kelas XI di SMAN 1 Rungan Agus Mardianto (16) berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan untuk sekolah dan masyarakat di Kabupaten Gumas. Dia meraih satu medali emas dan satu piala atas nilai materi logika terbaik di final Thailand International Mathematical Olympiad (TIMO), pada 21-23 Februari 2025 lalu.

“Kami bersyukur salah satu peserta didik dari SMAN 1 Rungan bisa meraih prestasi. Ini merupakan suatu kebanggaan bagi sekolah dan daerah,” ujar Kepala SMAN 1 Rungan Yohana, Rabu (26/2/2025).

Dia mengatakan, tidak mudah untuk mendapat satu medali emas dan satu piala di final TIMO, karena harus bersaing dengan 2.850 peserta yang berasal dari 11 negara, seperti India, Philipina, Thailand, Hongkong, Kamboja, Australia, Myanmar, Malaysia, Singapura, Vietnam dan Indonesia.

“Raihan ini dapat menjadi motivasi dan semangat bagi peserta didik lain, untuk semakin giat belajar supaya mengikuti kegiatan lain di bidang akademik maupun non akademik yang menjadi kebanggaan bagi orang tua, sekolah dan masyarakat,” jelasnya.

Satu bulan sebelum mengikuti even, ada berbagai persiapan melalui belajar mandiri, dan membahas soal-soal yang dibimbing oleh guru Matematika di sekolah. Dengan ketekunan serta selalu memohon penyertaan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, akhirnya bisa mendapatkan medali emas dan piala.

“Ini semua bukan karena kuat dan hebat kami, tapi karena kemurahan Tuhan dan dukungan doa orang tua, guru serta seluruh pihak terkait lain,” terangnya.

Terpisah koordinator pelatihan bimbingan persiapan lomba sekaligus konsultan pendidikan dan event organizer pendidikan yang menjembatani peserta didik mengikuti even TIMO Andre berharap prestasi yang ditorehkan ini bisa membuat peserta didik di Kabupaten Gumas lebih semangat dan terbangun jiwa kompetisi. Kedepan banyak muncul peserta didik berprestasi, seperti halnya Agus Mardianto.

“Pengalaman utama yang didapatkan yakni bisa bertanding dan menunjukkan kemampuan dengan siswa dari negara lain, serta menambah wawasan materi dan pergaulan dengan para peserta didik dari negara lain,” tukasnya. (ahs)