BALANGANEWS, KUALA KURUN – Dalam upaya nyata mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan nasional sektor Jagung, Polsek Manuhing, Polres Gunung Mas (Gumas) melaksanakan peninjauan langsung terhadap hasil panen jagung hibrida milik kelompok tani (poktan) Sumber Barokah, di Desa Belawan Mulia, Kecamatan Manuhing.
Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Manuhing, Aipda Joy Lerid, turun langsung ke lapangan bersama Asisten dari PT KHS dan Ketua Poktan Sumber Barokah, guna memastikan hasil panen kuartal I ini memenuhi standar yang diharapkan.
“Kegiatan ini berfokus pada pengecekan kualitas pasca-panen di kediaman Bapak Rojikin,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono, S.H, M.M, Kamis (12/3/2026).
Dia mengatakan, pengecekan ini merupakan tindak lanjut dari panen raya yang telah dilaksanakan pada pertengahan Bulan Februari lalu. Tim gabungan itu melaksanakan pemeriksaan teknis, termasuk upaya pengukuran kadar air pada biji jagung.
“Berdasarkan hasil pantauan, saat ini hasil panen masih dalam proses penjemuran intensif karena kadar air masih berada di atas 15 persen, untuk mencapai kualitas optimal sebelum dipasarkan atau didistribusikan,” terangnya.
Dia menyampaikan, kehadiran Polri di tengah petani merupakan bentuk dukungan moral sekaligus pengawasan agar program swasembada pangan di wilayah hukum Polsek Manuhing berjalan maksimal.
“Kami berkomitmen penuh untuk mengawal setiap tahapan program ketahanan pangan di wilayah ini. Pengecekan kualitas seperti kadar air ini sangat penting agar nilai ekonomi hasil tani masyarakat tetap terjaga dan kompetitif,” tuturnya.
Dia menambahkan, sinergi antara kepolisian, pihak swasta yakni PT KHS dan kelompok tani merupakan kunci utama dalam memperkuat kedaulatan pangan di tingkat daerah.
“Kami ingin pastikan bahwa petani tidak berjuang sendirian. Dengan pendampingan yang rutin, kami optimis Kecamatan Manuhing dapat menjadi salah satu lumbung pangan yang diandalkan di Kabupaten Gumas,” ujarnya.
Kegiatan pengecekan berlangsung dengan aman dan kondusif, serta mendapat sambutan hangat dari para petani yang merasa terbantu dengan perhatian aktif dari pihak kepolisian. (ahs)





