Kapolres Gumas Tinjau Pertumbuhan Jagung di Lahan Tiga Hektare

Whatsapp Image 2026 03 26 At 12.48.16 Pm
Suasana peninjauan tanaman jagung di lahan milik polres setempat, Kamis (26/3/2026).

BALANGANEWS, KUALA KURUN – Kapolres Gunung Mas (Gumas) AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melaksanakan peninjauan perkembangan tanaman jagung di lahan milik polres setempat. Peninjauan itu merupakan komitmen untuk memastikan program ketahanan pangan berjalan optimal.

Dalam kunjungan itu Kapolres didampingi jajaran pejabat utama, yakni Kabag SDM AKP Marolop Purba, S.H, dan Paursubbagfaskon Baglog Ipda Agustri, S.H, untuk mengecek kesiapan sarana dan prasarana pendukung di area perkebunan tersebut.

“Kami meninjau lahan jagung yang dikelola polres. Di lahan tersebut, ada dua fase tanam yang berbeda secara bertahap,” ucap AKBP Heru, Kamis (26/3/2026).

Dia menjelaskan, penanaman kwartal I dilakukan akhir Bulan Januari 2026 lalu, dengan luas lahan satu hektare. Sementara perluasan area kembali dilakukan awal Bulan Maret 2026 dengan menanam bibit jagung di lahan seluas dua hektare, sehingga total luas lahan yang dikelola kini mencapai tiga hektare.

“Dari hasil pantauan di lokasi, tanaman jagung yang ditanam pada kedua periode sudah menunjukkan perkembangan positif dengan pertumbuhan yang subur,” terangnya.

Dia mengatakan, batang jagung terlihat kokoh dan daun yang menghijau tersebut menandakan proses pemeliharaan, mulai pemupukan hingga pengairan, telah dilakukan dengan disiplin oleh personel dan kelompok tani yang terlibat.

“Penanaman jagung ini adalah bentuk implementasi dukungan Polri kepada program Asta Cita Presiden RI, yang berfokus pada pencapaian swasembada pangan,” jelasnya.

Dengan tanaman jagung yang tumbuh subur, lanjut dia, pihaknya optimis hasil panen nanti akan lebih maksimal. Yang terpenting yakni konsistensi dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian ini.

“Kami akan terus berupaya jadikan sektor jagung sebagai salah satu pilar penguatan ekonomi dan ketersediaan pangan pada tingkat lokal maupun nasional, melalui optimalisasi lahan tidur,” tegasnya.

Selain memantau kondisi tanaman, kapolres juga menyempatkan diri untuk berdialog santai dengan kelompok tani binaan yang mengelola lahan tersebut. Diskusi ini bertujuan untuk mendengar langsung berbagai kendala teknis di lapangan, seperti masalah cuaca hingga ketersediaan pupuk.

“Dari permasalahan tersebut, kami bersama-sama mencari solusi terbaik, agar target panen raya di masa mendatang dapat tercapai sesuai harapan,” tandasnya. (ahs)