BALANGANEWS, KUALA KURUN – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) terus komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik demi jaga ketertiban masyarakat. Salah satu langkah konkretnya ditunjukkan melalui kegiatan patroli rutin dan monitoring situasi antrean serta ketersediaan Bahan Bakar Minyak (BBM) di SPBU Jalan Damang Sawang, Kelurahan Tampang Tumbang Anjir, Kecamatan Kurun.
Patroli dipimpin oleh Ipda Yudi Harjono, S.H selaku Perwira Pengendali (Padal), yang didampingi oleh sejumlah personel polres seperti Aipda Roys P.H., Aipda M. Rizai, Bripka Marpia, Brigpol Paisal Tanjung, Bripda Bayu Novianto dan Bripda Riko.
“Patroli tersebut berfokus pada upaya pencegahan, penindakan potensi terjadi penimbunan BBM, dan pengaturan arus kendaraan,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Perwira Pengendali Ipda Yudi Harjono, S.H, Kamis (28/5/2026).
Dia mengatakan, langkah preventif tersebut diambil untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat mengakses pasokan BBM dengan nyaman, tanpa harus menghadapi kendala operasional di lapangan.
“Kami melakukan patroli secara berkala untuk memastikan proses pengisian BBM di Kecamatan Kurun berjalan tertib, aman dan sesuai aturan,” terangnya.
Dia menuturkan, upaya proaktif ini juga merupakan bentuk dukungan nyata regulasi pemerintah daerah setempat. Pengawasan ketat di lapangan merujuk Surat Edaran Bupati Gumas Nomor: 100.3.4.2/48/Disperindag/V/2026 terkait Penguatan Pengawasan Distribusi dan Perlindungan Konsumen Atas Stabilitas Harga BBM di wilayah Kecamatan Kurun.
“Kami akan terus melakukan langkah pencegahan agar tidak terjadi praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat luas. Kehadiran kami dapat meminimalkan segala bentuk potensi kecurangan distribusi BBM,” tuturnya.
Berdasarkan hasil pendataan riil pada SPBU Jalan Damang Sawang, lanjut dia, stok komoditas BBM masih aman untuk memenuhi kebutuhan harian warga. Petugas mencatat ketersediaan bahan bakar jenis Pertalite mencapai 10.000 liter dan Pertamax sebanyak 2.135 liter, sementara untuk jenis Dexlite saat ini dilaporkan sedang tidak tersedia.
“Meski terdapat salah satu jenis BBM yang kosong, secara umum aktivitas pelayanan dan penjualan di SPBU tersebut tetap berjalan normal dan kondusif. Tidak ditemukan antrean panjang kendaraan yang berpotensi memicu kemacetan,” jelasnya.
Dia menambahkan, patroli itu juga dimanfaatkan untuk mengedukasi mengenai pentingnya menjaga ketertiban dan patuhi aturan distribusi disampaikan secara santun. Hal ini mendapat respon positif dari masyarakat Kelurahan Tampang Tumbang Anjir.
“Melalui konsistensi kegiatan pengawasan seperti ini, kami berharap stabilitas pasokan energi dan keterjangkauan harga BBM dapat terus terjaga dengan baik,” tandasnya. (ahs)





