BALANGANEWS, KASONGAN – Produk kerajinan tangan hasil karya Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan berhasil menorehkan prestasi membanggakan. Kerajinan gantungan kunci berbahan getah nyatu khas Kalimantan Tengah kini resmi merambah pasar internasional dan diekspor ke New Zealand.
Keberhasilan ini bukan sekadar capaian penjualan, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan di dalam lembaga pemasyarakatan mampu menghasilkan produk UMKM berkualitas yang memiliki daya saing hingga ke pasar luar negeri. Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong kemandirian warga binaan melalui keterampilan produktif.
Kepala Lapas Narkotika Kelas IIA Kasongan Batara Hutasiot, menyampaikan bahwa keberhasilan menembus pasar ekspor merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten. Dalam pengiriman perdana ini, sebanyak 100 pieces gantungan kunci getah nyatu berhasil dipasarkan ke luar negeri.
“Keikutsertaan produk getah nyatu ini adalah implementasi nyata dari program pembinaan kemandirian warga binaan. Sesuai dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan 2026 dan program dari Kanwil Ditjenpas Kalteng. Kami ingin membuktikan bahwa warga binaan mampu menghasilkan karya bernilai seni tinggi yang dapat diakui hingga ke tingkat internasional,” ujarnya, Selasa (24/2/2026)
Produk gantungan kunci getah nyatu dipilih karena merupakan salah satu kerajinan ikonik Kalimantan Tengah yang memiliki nilai estetika khas dan unik. Melalui pelatihan yang diberikan, para warga binaan tidak hanya menghasilkan produk bernilai ekonomi, tetapi juga memperoleh keterampilan yang dapat menjadi bekal setelah mereka menyelesaikan masa pidana.
Batara menegaskan, pihaknya akan terus mendorong pengembangan produk unggulan hasil pembinaan agar semakin banyak karya warga binaan yang mampu menembus pasar lebih luas.
“Kami berkomitmen untuk terus mengembangkan produk hasil pembinaan ini. Harapannya, ke depan semakin banyak karya WBP yang mampu bersaing, tidak hanya di pasar nasional tetapi juga di pasar internasional,” tambahnya.
Sebelumnya, produk ekspor dari Lapas Narkotika Kasongan tersebut turut dilepas dalam prosesi Launching Ekspor Perdana Produk Unggulan IKM dan UMKM Kota Palangka Raya yang digelar pada Selasa (23/12/2026). Momentum itu menjadi langkah awal bagi produk karya warga binaan untuk dikenal lebih luas di pasar global. YUD
