Balanganews.com
DPRD Kalteng

Anggota DPRD Kalteng Soroti Instalasi Listrik Perumahan

Whatsapp Image 2025 06 17 At 12.59.46 Pm
Anggota DPRD Kalteng, Okki Maulana

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Okki Maulana, mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap standar instalasi listrik di kawasan perumahan sebagai langkah pencegahan kebakaran di Kota Palangka Raya.

Menurut Okki, persoalan kebakaran permukiman tidak bisa hanya dilihat dari peristiwa yang terjadi di tingkat rumah tangga. Ia menilai ada persoalan mendasar pada aspek teknis kelistrikan, terutama penggunaan kabel yang tidak memenuhi standar spesifikasi.

“Yang perlu diperhatikan oleh developer perumahan adalah instalasi kabel. Di tingkat perumahan, kabel yang digunakan sering kali tipis dan berada di bawah standar, dan justru itu yang sering menyebabkan kebakaran,” ujarnya, baru-baru ini.

Ia menjelaskan, pada awal masa huni, instalasi dengan kabel berukuran kecil mungkin belum menimbulkan masalah. Namun seiring waktu, kebutuhan daya listrik rumah tangga meningkat karena bertambahnya peralatan elektronik.

Dalam rentang empat hingga lima tahun, kondisi tersebut dapat memicu panas berlebih pada kabel yang tidak sesuai kapasitas, sehingga berisiko menimbulkan percikan api.

Okki menilai gangguan kelistrikan, termasuk distribusi daya yang tidak memenuhi ketentuan teknis, menjadi salah satu faktor dominan penyebab kebakaran permukiman.

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah daerah memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap standar instalasi listrik, mulai dari jaringan utama hingga ke lingkungan perumahan.

Ia menegaskan, regulasi terkait standarisasi sebenarnya telah tersedia di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Tantangan utama, kata dia, terletak pada konsistensi pengawasan dan penindakan di lapangan.

“Standarisasi sudah ada. Tinggal bagaimana penegakan dan pengawasannya diperkuat, termasuk melalui perda dan pengawasan teknis yang lebih tegas,” tegasnya.

Okki berharap, dengan pengawasan yang lebih disiplin serta kepatuhan pengembang terhadap standar teknis, risiko kebakaran di kawasan perumahan dapat ditekan dan keselamatan warga lebih terjamin. (asp)

Berita Terkait