Ini Rute Penerbangan Baru yang Dibuka Pemprov Kalteng Jelang Lebaran

Whatsapp Image 2025 09 04 At 12.47.47 Pm
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalteng, Yulindra Dedy. (Foto: MMC Kalteng)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) kembali memperkuat konektivitas antarwilayah dengan membuka sejumlah rute penerbangan baru menjelang masa Angkutan Lebaran 1447 H/2026 M.

Kebijakan tersebut menandai satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo, yang berkomitmen mendorong percepatan akses transportasi udara di Bumi Tambun Bungai.

“ Menandai satu tahun masa kepemimpinan Gubernur Agustiar Sabran dan Wakil Gubernur Edy Pratowo, Pemprov Kalteng melalui kami Dinas Perhubungan memfasilitasi dengan pihak Maskapai dan pengelola Bandara (Angkasapura dan UPBU) untuk membuka kembali rute penerbangan baru,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kalteng, Yulindra Dedy dalam keterangan resmi, Senin (23/2/2026).

Sejumlah bandara di Kalimantan Tengah kini kembali diaktifkan untuk melayani rute-rute strategis. Dari Bandara H. Muhammad Sidik Muara Teweh dibuka rute Muara Teweh–Palangka Raya (PP) mulai 11 Maret 2026.

Sementara itu, Bandara Iskandar Pangkalan Bun melayani rute ke Ketapang dan Sampit.

Adapun dari Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, tersedia rute Palangka Raya–Banjarmasin, Palangka Raya–Muara Teweh, dan Palangka Raya–Sampit. Sedangkan Bandara H. Asan Sampit melayani penerbangan menuju Surabaya, Banjarmasin, Pangkalan Bun, dan Palangka Raya.

Pembukaan rute ini diharapkan menjadi solusi mobilitas masyarakat menjelang arus mudik dan balik Lebaran, sekaligus memperluas akses antarwilayah yang selama ini masih didominasi jalur darat.

Dengan pembukaan rute baru ke beberapa wilayah di Kalimantan Tengah ini, masyarakat memiliki alternatif transportasi selain melalui jalan darat yang mantap 87 persen.

“Selain itu, diharapkan rute baru ini menaikkan roda ekonomi Kalteng, semakin tumbuh pesat menuju Kalteng Berkah Maju Sejahtera,” kata Dedy.

Ia menambahkan, penguatan konektivitas udara tidak hanya berdampak pada kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga membuka peluang investasi, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta mendukung sektor pariwisata dan perdagangan antarwilayah.

Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi Pemprov Kalteng dalam membangun sistem transportasi terintegrasi, guna menjawab tantangan geografis provinsi yang memiliki wilayah luas dengan jarak antar kabupaten/kota yang cukup berjauhan.

Dengan hadirnya rute-rute baru tersebut, Pemprov Kalteng optimistis konektivitas udara akan semakin memperkuat daya saing daerah dan memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, khususnya dalam menyambut momentum Angkutan Lebaran 2026. (asp)