IAIN Palangka Raya-Kanwil Kemenag Kalteng Ajak Siswa Masuk PTKIN

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Institut Agama IsIam Negeri (IAIN) Palangka Raya bersama dengan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Kalimantan Tengah (Kalteng) mengajak siswa kelas 12 dari seluruh MAN, MA serta pesantren untuk melanjutkan studi di Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), khususnya IAIN Palangka Raya.

Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kalteng, H. Noor Fahmi mengharapkan, partisipasi aktif dari kepala sekolah, operator, dan guru dibawah naungan Kemenag Kalteng untuk memotivasi peserta didik guna melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di lingkungan PTKIN.

“Saya mengharap kepada semua kepala sekolah, operator, dan guru dibawah naungan Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah turut aktif memotivasi anak-anak kita untuk masuk ke dunia pendidikan tinggi Islam, karena kualitas dan jaminan mutu yang diberikan tidak kalah dengan perguruan tinggi lainnya,” ucapnya.

Noor Fahmi mengungkapkan, bahwa masih ada waktu hingga 19 Maret 2024 untuk pendaftaran melalui jalur Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN) PTKIN.

Sementara itu, Rektor IAIN Palangka Raya, Ahmad Dakhoir membeberkan, tingginya minat dari siswa SMA dan SMK untuk mendaftar di IAIN Palangka Raya.

“Hingga saat ini, SMA yang mendaftar di IAIN Palangka Raya berjumlah lebih dari 70 sekolah SMA dan 30 SMK, dengan total raw input 5000 pendaftar pada jalur SPAN PTKIN. Namun, untuk MAN/MA baru 35 MAN/MA yang mendaftar dengan jumlah pendaftar mencapai 1.119,” jelasnya.

Jika melihat data di atas, tambah Rektor, ternyata antara SMA/SMK/MAN/MA yang paling banyak mendaftar di IAIN Palangka Raya justru banyak dilakukan oleh SMA dan SMK beserta peserta didiknya.

Oleh karena itu, melalui sinergitas IAIN Palangka Raya dan Kanwil Kemenag Kalteng dan semua insan Kemenag RI untuk mengajak semua siswa khususnya MAN, MA, dan pesantren turut aktif dan mendorong agar peserta didik dapat belajar dan mendapatkan kesempatan belajar di PTKIN.

“Selain biaya yang terjangkau dan mutu unggul, para calon mahasiswa akan dan dibimbing oleh para Guru Besar dan Doktor yang ahli di bidangnya,” tegas Ahmad Dakhoir. (asp)