Muara Teweh – Menjelang arus mudik Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Barito Utara melakukan langkah proaktif. Melalui program Ekspedisi Masjid Indonesia (EMI), tiga masjid strategis di wilayah ini resmi disiapkan sebagai lokasi singgah bagi para pelancong.
Program bertajuk Masjid Ramah Pemudik (RMP) ini bertujuan memberikan kenyamanan ekstra bagi masyarakat yang sedang dalam perjalanan jauh. Masjid tidak lagi hanya sekadar tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pelayanan yang menyediakan fasilitas istirahat yang memadai.
Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Barito Utara, Almubasir, S.Pd.I., menyatakan bahwa persiapan teknis terus dimatangkan. Fokus utama pelayanan mencakup ketersediaan air bersih, ruang istirahat yang layak, serta kebersihan lingkungan masjid.
Ketiga titik yang dipilih, yakni Masjid Istiqomah Kandui, Masjid Ahmad Bakrie Sikui, dan Masjid Al Huda KM 7, dianggap sebagai jalur urat nadi transportasi. Lokasi-lokasi ini sering menjadi titik jenuh bagi pengemudi yang melintasi Barito Utara menuju daerah lain.
Almubasir juga menekankan pentingnya keramahan pengurus masjid dalam menyambut tamu. Standar pelayanan yang dibahas dalam rapat koordinasi nasional akan diterapkan agar para pemudik merasa aman dan tenang selama beristirahat.
Dengan adanya fasilitas ini, diharapkan angka kecelakaan akibat kelelahan dapat ditekan. Pemerintah berharap para pemudik dapat memanfaatkan fasilitas ini dengan bijak untuk memulihkan stamina sebelum melanjutkan perjalanan ke kampung halaman.





