Muara Teweh – Kawasan eks Bandara Lama Muara Teweh dipastikan menjadi lokasi pemusatan perlombaan tradisional dalam rangka memeriahkan HUT ke-76 Kabupaten Barito Utara serta HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lokasi ini dipilih guna menampung antusiasme para peserta dan penonton yang diprediksi hadir dalam jumlah besar.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui panitia pelaksana telah menyusun jadwal pelaksanaan selama dua hari penuh, terhitung mulai Kamis, 2 Juli hingga Jumat, 3 Juli 2026. Pemilihan area terbuka ini diharapkan dapat memberikan ruang gerak yang leluasa dan nyaman bagi jalannya setiap cabang lomba.
Kepala Diskominfosandi Kabupaten Barito Utara, Drs. H. Ardian, merinci bahwa cabang yang akan dipertandingkan terbagi menjadi kategori individu dan beregu. Untuk kategori individu diisi oleh lomba balap karung putra dan putri, sedangkan cabang beregu menyajikan lomba tarik tambang dengan ketentuan tujuh peserta di setiap tim.
Ardian menegaskan bahwa penyelenggaraan agenda publik semacam ini bukan semata-mata seremoni formal tahunan, melainkan media strategis pemerintah untuk mendekatkan diri dengan masyarakat melalui aktivitas yang sehat, meriah, dan menghibur.
“Kami menyiapkan rangkaian kegiatan ini dengan harapan terbangun kebanggaan bersama atas capaian usia Kabupaten Barito Utara ke-76 dan kemerdekaan Republik Indonesia ke-81,” terangnya dalam rilis resmi di Muara Teweh, Minggu (28/6/2026).
Pihak panitia mengimbau seluruh perwakilan unit kerja maupun kelompok warga yang akan bertanding untuk mempersiapkan diri dengan baik serta menjunjung tinggi nilai sportivitas. Acara ini ditargetkan menjadi salah satu magnet keramaian positif di awal bulan Juli.





