Muara Teweh – Posko pemantauan angkutan Lebaran 2026 di Bandara Haji Muhammad Sidik (HMS) Muara Teweh telah merampungkan rekapitulasi data penting. Penilaian ini berfokus pada pergerakan penumpang selama masa sibuk mudik yang dijadwalkan sejak pertengahan hingga akhir Maret.
Selama periode operasi tersebut, fluktuasi kedatangan dan keberangkatan pesawat dipantau ketat. Hasil akhir dari posko ini mencatat adanya penurunan volume penumpang jika disandingkan dengan catatan posko tahun lalu.
Evaluasi berbasis waktu ini sangat penting guna melihat puncak arus mudik dan arus balik di Barito Utara. Dari data yang dikumpulkan, terlihat bahwa puncak kepadatan tidak setinggi tahun 2025.
Kepala Bandara Haji Muhammad Sidik Muara Teweh, Muhammad Amrillah K, mengungkapkan bahwa jumlah penumpang datang pada periode 13 hingga 30 Maret 2026 tercatat sebanyak 893 orang. Angka ini menurun dari tahun 2025 yang mencapai 1.084 orang. Di sisi lain, keberangkatan tercatat 1.105 orang dari sebelumnya 1.218 orang, sehingga totalnya menjadi 1.998 jiwa, terangnya pada Selasa (31/3/2026).
Berdasarkan data periodik tersebut, penurunan jumlah penumpang ini menunjukkan adanya perubahan pola mobilitas masyarakat selama musim mudik dan arus balik Lebaran tahun ini. Sifat perjalanan masyarakat kini dinilai lebih menyebar atau beralih moda.
Meskipun operasional posko mencatat penurunan angka, efisiensi kerja di lapangan tetap dipertahankan. Pihak bandara memastikan pelayanan tetap berjalan optimal guna mendukung kelancaran arus transportasi udara selama periode Lebaran.





