BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menargetkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS) menyasar sekitar 300 ribu Kepala Keluarga (KK) berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional dan verifikasi lapangan.
Program ini resmi diluncurkan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran bertepatan dengan satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Gubernur Edy Pratowo, di Aula Jayang Tingang Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Kamis (26/2/2026).
Peluncuran ditandai dengan pemukulan gong dan penyerahan kartu secara simbolis kepada delapan perwakilan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Momentum tersebut sekaligus menandai dimulainya pendistribusian kartu kepada ratusan ribu keluarga penerima di 14 kabupaten/kota se-Kalteng.
Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa KHBS menjadi instrumen utama pemerintah daerah dalam memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi, terutama bagi warga kurang mampu dan masyarakat di wilayah pedalaman.
“Peluncuran kartu ini juga bentuk komitmen kami di tengah efisiensi yang mengakibatkan APBD tahun 2026 hanya sebesar Rp 5,4 triliun, turun drastis dibanding APBD 2025 yang mencapai Rp 10,2 triliun,” jelasnya.
Dengan keterbatasan fiskal tersebut, Pemprov Kalteng tetap mengalokasikan anggaran sekitar Rp400 miliar untuk mendukung pelaksanaan KHBS di berbagai bidang, meliputi bantuan pangan, bantuan tunai, pendidikan, dan kesehatan.
Sumber data penerima manfaat mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang diperbarui setiap triwulan. Penetapan penerima dilakukan melalui mekanisme resmi guna memastikan bantuan tepat sasaran.
“Bantuan ini diberikan kepada masyarakat yang benar-benar berhak sesuai regulasi dan persetujuan DPRD. Tidak boleh salah sasaran,” tegas Gubernur.
Untuk mendukung distribusi, pemerintah melibatkan relawan KHBS yang terdiri dari Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Program Keluarga Harapan (PKH), hingga Pendamping Desa. Pendistribusian kartu ditargetkan rampung pada akhir Februari 2026.
Gubernur juga mengajak seluruh pihak untuk ikut mengawasi pelaksanaan program agar benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Mari kita bersama mengawasi penerapan kartu ini, sehingga penggunaan Kartu Huma Betang Sejahtera tepat sasaran dan tepat aturan,” ajak Gubernur Kalteng Agustiar Sabran.
Selain peluncuran kartu, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Dinas Sosial Provinsi Kalteng dengan PT Bank Kalteng serta Perum Bulog Kantor Wilayah Kalteng.
KHBS diharapkan mampu memperkuat jaring pengaman sosial sekaligus menjadi langkah strategis pemerintah daerah dalam menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi menjelang Ramadan hingga Idul Fitri. (asp)





