BALANGANEWS, KUALA KURUN – Personel Kepolisian Sektor (Polsek) Manuhing bersama perangkat desa, kelompok tani dan masyarakat setempat melakukan penanaman bibit jagung hibrida di lahan Desa Bereng Jun, Kecamatan Manuhing. Ini merupakan bagian dari program satu desa satu hektare, yang dicanangkan untuk mewujudkan swasembada pangan khususnya di sektor jagung.
“Penanaman itu dilakukan di atas lahan seluas satu hektar milik warga desa, dengan menggunakan bibit unggul jenis Hibrida Bisi-18 sebanyak 10 kilogram,” ujar Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kapolsek Manuhing Iptu Teguh Triyono, S.H, M.M, Jumat (6/2/2026).
Dia mengatakan, pemilihan bibit jagung hibrida jenis Bisi-18 diharapkan dapat memberikan hasil panen yang maksimal, sehingga akan mampu tingkatkan kesejahteraan petani lokal di wilayah hukum Polsek Manuhing.
“Kami berkomitmen dalam mendukung ketahanan pangan nasional, dan berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui usaha pertanian,” kata Teguh.
Dia menegaskan, penanaman jagung ini merupakan
bentuk implementasi konkret dari program Asta Cita Presiden RI, dan merupakan instruksi langsung dari pimpinan Polri, untuk berperan aktif mendukung program pemerintah menuju swasembada pangan.
“Kami hadir di tengah masyarakat bukan hanya untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian,” tegasnya.
Dia menambahkan, dengan adanya sinergi antara personel Polri, pemerintah desa, kelompok tani dan masyarakat, maka diharapkan ketahanan pangan di Kecamatan Manuhing, dapat terjaga secara mandiri dan berkelanjutan.
“Kami akan terus melakukan pendampingan serta memberikan motivasi ke masyarakat, dalam upaya mengelola lahan pertanian,” tukasnya. (ahs)
