Layanan SPPG Kemala Presisi Polres Gunung Mas Capai 2.153 Penerima Manfaat

BALANGANEWS, KUALA KURUN-Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kemala Presisi Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gunung Mas (Gumas) mengalami lonjakan partisipasi signifikan sepanjang dua bulan terakhir.

Keberhasilan intervensi gizi terlihat jelas dari grafik jangkauan pelayanan yang merangkak naik secara eksponensial. Ini merupakan komitmen nyata dalam pingkatkan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat terus digalakkan oleh jajaran Kepolisian Resor (Polres) Gumas, melalui Yayasan Kemala Bhayangkari.

“Pada periode Bulan Mei 2026, antusias warga kian meningkat, dengan total layanan operasional harian yang mencapai 2.153 penerima manfaat MBG,” ujar Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kabagops AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H, M.Si, Jumat (29/5/2026).

Rincian penerima manfaat MBG di Bulan Mei yakni 117 orang SMKN 1 Mihing Raya, 273 orang SMPN 1 Mihing Raya, 201 orang SDN 1 Kampuri, 156 orang SDN 2 Kampuri, 182 orang SDN Rangan Tate, 46 orang SDN Ripi, 26 orang TK Tunas Harapan Ripi, 49 orang TK Dharma Wanita Rangan Tate, 35 orang TK Sambelum Kampuri.

Lalu, 113 orang PAUD Terpadu Negeri Kampuri, 30 orang Lukan Jaya Tumbang Danau, 98 orang SDN Tumbang Danau, 123 orang SMPN Negeri Satap Mihing Raya, 81 orang TK PGRI Dahian Tambuk dan 240 orang SDN Dahian Tambuk.

“Padahal sebelumnya pada Bulan April 2026, SPPG Kemala Presisi melayani 1.822 penerima manfaat di berbagai instansi pendidikan,” ujarnya.

Dia menyampaikan, salah satu faktor meningkatnya peneriman manfaat MBG tersebut adalah tingginya kepercayaan orang tua, perangkat desa dan pihak sekolah terhadap program MBG, sehingga perluas perlindungan kesehatan anak di mulai dari tingkat PAUD hingga SMA sederajat.

“Peningkatan jumlah penerima manfaat mencapai 2.153 orang pada Bulan Mei ini merupakan bukti konkret bahwa kehadiran dari SPPG Kemala Presisi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” jelasnya.

Dia mengakui, peningkatan penerima manfaat MBG juga dipengaruhi oleh perluasan sasaran program, yang mulai menyentuh kategori prioritas kelompok rentan B3, yaitu ibu menyusui, ibu mamil dan balita.

“Inovasi perluasan jangkauan ini berhasil merangkul 49 orang ibu menyusui, 29 orang ibu hamil, dan 305 anak balita untuk mendapatkan pasokan gizi yang seimbang,” terangnya.

Keberhasilan program strategis ini tidak lepas dari pola sinergitas dan koordinasi aktif yang dibangun antara personel kepolisian, dinas pendidikan, serta tenaga kesehatan puskesmas setempat. Pantauan terus dilakukan secara berkala oleh tim ahli untuk mengukur efektivitas dampak pemberian makanan tambahan (PMT) tersebut.

“Program MBG ini dinakhodai langsung oleh Kepala SPPG Hendrika Ronaldo, S.Tr.Sos, bersama Ahli Gizi Kesi, A.Md.Gz. Kolaborasi itu memastikan setiap menu makanan sehat yang didistribusikan sudah memenuhi standar nutrisi, untuk menekan angka stunting secara efektif,” tegasnya.

Dengan aksi nyata terstruktur dan berkelanjutan ini, Polres Gumas optimis mampu melahirkan pondasi generasi muda yang tangguh, cerdas, dan bebas stunting. Program MBG bersama SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari ini juga diharapkan menjadi percontohan dalam hal integrasi tugas kamtibmas dengan penguatan ketahanan kesehatan di daerah.

Kami berkomitmen untuk menjaga konsistensi dan mutu pelayanan, demi memastikan tidak ada lagi anak-anak, ibu hamil, maupun ibu menyusui yang mengalami kendala pemenuhan gizi,” tandasnya. (ahs)