DPRD Minta Dishubkan untuk Mengingatkan Kelengkapan Ferry

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, Rudi Hartono

, – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah () Kabupaten , Rudi Hartono meminta kepada Dinas dan (Dishubkan) Kabupaten Katingan untuk mengingatkan kelengkapan ferry penyeberangan kepada semua pemilik very. Permintaannya ini diungkapkannya kepada sejumlah awak media, Senin (24/6/2024).

Permintaannya ini menurut legislator ini, sehubungan dengan terjadi Insiden terceburnya mobil jenis Fortuner saat menaiki kapal Very penyeberangan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Katingan Desa Rantau Asem Kecamatan Kabupaten Katingan, yang dikemudikan oleh Kapolsek Katingan Hulu Ipda Ali Harahap, Minggu siang (23/6/2024).

Dengan insiden tersebut, pemilik mobil bernama Hartoyo (Iyo) alias bapak Ita menjadi korban, tenggelam di sekitar tempat kejadian. Dan, 24 jam kemudian, tepatnya pada Senin siang (24/6) sekitar pukul 12.00 wib ditemukan dalam keadaan sudah meninggal dunia.

Karena, beroperasinya ferry penyeberangan tersebut menurutnya, wajib melengkapi beberapa persyaratan, sesuai peraturan dan perundang-undangan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI.

“Salah satunya melengkapi pelampung,” sebutnya.

Yang tidak kalah pentingnya juga dirinya berharap kepada Dishubkan setempat agar melakukan pemeriksaan terhadap kapal ferry di mana pun beroperasi. Minimal enam bulan sekali. Memang musibah tidak kita kehendaki, namun alangkah baiknya jika pemeriksaan armada ferry itu dilakukan pemeriksaan, minimal enam bulan sekali.

“Sehingga, jika ada kekurangan bisa kita ketahui sedini mungkin,” terangnya.

Selanjutnya, kepada masyarakat, sebelum menaiki kapal ferry agar seluruh penumpangnya diturunkan terlebih dahulu. Setelah itu melakukan pengecekan kopling, gas dan rem. Jika sudah dianggap baik dan semuanya berfungsi, baru dilanjutkan untuk naik ke ferry penyeberangan.

“Ini semua, untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak kita inginkan,” ujar anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah Kecamatan Katingan Tengah hingga Bukit Raya ini.

Terkait meninggalnya Hartoyo atau Iyo alias bapak Ita (50), atas nama pribadi, atas nama keluarga dan atas nama lembaga, dirinya mengucapkan turut berduka cita atas meninggalnya Hartoyo (Iyo) alias bapak Ita. (abu)