Anggota DPRD Kalteng Harap PPDB Optimal dan Bebas Pungli

Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Duwel Rawing

, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi III Kalimantan Tengah (), Duwel Rawing, mengimbau dan sekolah-sekolah untuk mempersiapkan Penerimaan Peserta Didik Baru () secara optimal dan bebas dari praktik pungutan liar (pungli).

Duwel menekankan, bahwa persiapan PPDB harus dilakukan dengan baik agar bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang latar belakang , , dan intelektual siswa.

“Pelaksanaan PPDB harus berjalan transparan agar setiap anak memiliki hak yang sama dalam mengakses , karena pendidikan ini penting dan merupakan ujung tombak untuk meningkatkan kualitas serta kapasitas SDM,” ucapnya, Selasa (25/6/2024).

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga integritas dunia pendidikan dengan menghindari pungli dan kecurangan. Menurut Duwel, praktik-praktik semacam itu tidak hanya mencoreng nama baik dunia pendidikan tetapi juga menghambat akses pendidikan bagi anak-anak.

“Pungli pastinya akan dapat merugikan para orang tua atau anak-anak yang ingin sekolah, sehingga hal ini jangan sampai terjadi. Setiap sekolah harus transparan serta Dinas Pendidikan agar senantiasa mengawasi pelaksanaan PPDB ini,” tambahnya.

Duwel juga mengingatkan para orang tua untuk berani melaporkan segala bentuk kecurangan atau pungli yang mungkin terjadi selama pelaksanaan PPDB kepada pihak berwenang, khususnya Dinas Pendidikan.

“Kita harus bersinergi dalam mengawasi pelaksanaan PPDB di setiap sekolah yang ada. Para orang tua jangan takut melapor jika menemukan kecurangan atau pungli, sebab kita sangat berharap tiap anak mendapatkan pendidikan yang adil,” tegasnya.

Dengan adanya pengawasan dan partisipasi aktif dari semua pihak, Duwel berharap proses PPDB di Kalteng dapat berjalan dengan lancar dan transparan, memastikan setiap anak mendapatkan kesempatan yang adil untuk mengakses pendidikan. (asp)