PKS Kalteng Perkuat Wawasan Kebangsaan Lewat Literasi Konsepsi Partai

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Tengah (Kalteng) menjadikan penguatan literasi sebagai instrumen utama dalam menjaga nasionalisme dan integritas kader.

Hal ini ditegaskan dalam Lomba Cerdas Cermat (LCC) Konsepsi Dasar Partai yang diikuti oleh Anggota Pelopor se-Kaltent secara daring, Minggu (19/4/2026).

Melalui tema “Kokohkan Ideologi Partai, Tingkatkan Literasi, dan Perluas Wawasan Kebangsaan dan Kepartaian”, ajang ini memposisikan naskah perjuangan partai bukan sekadar teks internal, melainkan kompas politik yang selaras dengan nilai-nilai Pancasila dan NKRI.

Sekretaris Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) PKS, Baran Wirawan, dalam arahannya menyebutkan bahwa kader harus memiliki kedalaman berpikir agar tidak terombang-ambing oleh arus dinamika politik yang semakin cepat.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mendorong Anggota Pelopor PKS Kalimantan Tengah untuk rajin membaca, membedah, dan memahami naskah-naskah perjuangan Partai agar tidak kehilangan arah di tengah dinamika politik yang cepat. Juga ingin memastikan bahwa setiap gerak kepartaian selalu selaras dengan kepentingan nasional dan kecintaan terhadap NKRI,” ujar Baran Wirawan di hadapan peserta virtual.

Baran memaparkan bahwa Konsepsi Dasar Partai (KDP) merupakan hasil sinkronisasi antara prinsip keagamaan dan empat pilar kebangsaan.

Menurutnya, kecerdasan literasi adalah syarat mutlak bagi seorang kader pelopor untuk dapat berkontribusi di lapangan dengan bijak.

“KDP merupakan hasil penggalian prinsip Islam rahmatan lil ‘alamin yang diselaraskan dengan empat pilar kebangsaan: Pancasila, UUD NRI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Pemahaman yang mendalam terhadap Konsepsi Dasar Partai adalah syarat mutlak bagi Anggota Pelopor. Dengan literasi yang kuat, kita tidak hanya cerdas secara tekstual, tapi juga bijak dalam kontekstualisasi perjuangan di lapangan,” jelasnya.

Pemprov MPW dan DPW PKS Kalteng merancang agenda ini sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan. Tujuannya adalah melahirkan kader yang memiliki standar kapasitas tinggi untuk mendukung pembangunan di Bumi Tambun Bungai.

“Dengan bekal kekokohan nilai tersebut, Anggota Pelopor PKS Kalimantan Tengah diharapkan mampu berkiprah lebih luas dan memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan di Provinsi Kalimantan Tengah. PKS berkomitmen untuk terus mencetak kader yang tidak hanya loyal secara organisatoris, tetapi juga menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat luas di Bumi Tambun Bungai,” ungkap Baran menutup arahannya.

Dalam kompetisi tersebut, perwakilan dari Kotawaringin Timur (Grup Wiji, Fitriani, dan Lathifah) tampil sebagai yang terbaik dengan raihan skor tertinggi 800 poin.

Juara kedua diraih oleh tim dari Kabupaten Lamandau dengan nilai 700, dan juara ketiga diraih oleh tim dari Kota Palangka Raya dengan skor 600. (asp)