Bantuan Kelotok Gubernur, Jadikan Semangat Guru dan Siswa Sekolah di Bantaran Sungai

Bantuan kelotok atau perahu kecil yang menjadi sarana transportasi mengangkut anak-anak sekolah dan guru dalam belajar mengajar di daerah pinggiran sungai

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Sebagian warga yang berada di bantaran sungai dan berada jauh dari wilayah perkotaan, merasa terbantu adanya sarana kelotok atau perahu kecil yang menjadi sarana transportasi mengangkut anak-anak sekolah dan guru dalam belajar mengajar.

Dengan adanya transportasi air sungai itu, warga merasa terbantu dalam mendukung anak-anaknya mengenyam pendidikan khususnya sekolah menengah atas.

Hal itu terbantu dengan program Pemerintah Provinsi, melalui Dinas Pendidikan yang telah melaksanakan program Kalteng Berkah memberikan bantuan untuk sekolah menengah atas dan kejuruan, yang digagas oleh Gubernur Kalteng H. Sugianto Sabran, yang sudah berjalan dan program lanjutan yang dilaksanakan. Secara bertahap di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

“Kami sangat bersyukur bisa menikmati perahu kelotok progam pendidikan bantuan Pak Gubernur, sehingga anak-anak sekolah lebih lancar menuju ke sekolah, menyebrang dan mengitari sungai. Dengan adanya bantuan pendidikan ini, kami berharap agar proses pembelajaran yang ada di sekolah kami menjadi lebih baik lagi,” ujar Tatie, Kepala Sekolah SMAN 9, Kelurahan Mungku Baru, Kecamatan Rakumpit, Palangka Raya, kemarin.

Tatie menuturkan, bantuan sarana angkutan transportasi kelotok itu juga sangat membantu untuk menunjang proses belajar siswa yang bersekolah di pinggiran sungai, dan bermanfaat sekali bagi masyarakat terutama anak-anak sekolah.

“Dengan adanya bantuan pendidikan ini, kami berharap agar proses pembelajaran yang ada di sekolah kami menjadi lebih baik lagi,” ujar Tatie.

Begitu juga yang disampaikan oleh warga lainnya. Altison, menyebut dengan adanya bantuan kelotok pendidikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat siswa-siswi yang bersekolah di wilayah pinggiran sungai, untuk lebih giat lagi dalam menuntut ilmu.

“Terima kasih Pak Gubernur memperhatikan warganya. Semoga kelotok ini berguna bagi guru dan anak-anak kami yang sekolah, dalam menuntut ilmu lebih giat lagi dan semangat bersekolah,” ucap Altison.

Program pendidikan yang sudah berjalan ini terus ditingkatkan oleh Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dalam visi misinya membangun Kalteng, salah satunya peningkatan pendidikan.

Gubernur Sugianto bersama Dinas Pendidikan menyerahkan bantuan 10 unit perahu tempel atau kelotok beserta mesinnya, untuk mendukung transportasi angkutan siswa menuju sekolah yang berada di pinggir sungai, di berbagai daerah secara bertahap.

Dalam pendistribusiannya, Sugianto Sabran menyerahkan bantuan kelotok tersebut ke SMAN 5 Dusun Selatan Kabupaten Barito Selatan, SMAN 2 Timpah Kabupaten Kapuas, SMKN 1 Kuala Kapuas Kabupaten Kapuas, SMKN 4 Pangkalan Bun Kabupaten Kotawaringin Barat, SMKN 1 Kotawaringin Lama Kabupaten Kotawaringin Barat, SMAN 9 Palangka Raya, SMKN 6 Palangka Raya, SMAN 3 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau, SMAN 4 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau dan SMAN 5 Kahayan Kuala Kabupaten Pulang Pisau.

Sugianto Sabran berharap melalui pemberian bantuan kelotok ini dapat memberikan semangat dan motivasi kepada siswa dan siswi serta guru yang mengajar khususnya bagi sekolah yang masih berada di pinggir sungai.

“Saya sangat menaruh harapan kepada kita semua untuk terus meningkatkan mutu pendidikan yang berkualitas, bermartabat, elok, religius, kuat, amanah dan harmonis. Dan anak didik kita khususnya yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi di tingkat SMA/Sederajat, yang melaksanakan pendidikan melalui jalur sungai dapat semangat sekolah. Program ini bertahap untuk membantu warga,” sebutnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kalteng Mofit Saptono, menyampaikan di wilayah Kalteng, banyak aktifitas pendidikan tertentu yang harus dijangkau dengan alat transportasi perahu atau kelotok, karena harus mengitari sungai atau menyebrangi sungai.

Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Walikota Palangka Raya ini bersama staf sering mengunjungi sekolah-sekolah SMA/SMK/Sederajat ke berbagai daerah, meninjau dan memantau langsung kondisi sekolah baik menggunakan jalur darat dan juga jalur sungai.

“Dari pemantauan dan pengalaman bersama Pak Gubernur H. Sugianto Sabran, mengunjungi masyarakat dan melihat sarana pendidikan di daerah, tidak hanya melalui jalur darat tetapi juga melalui jalur sungai. Bahkan kami melihat dan merasakan anak-anak sekolah menyebrang menggunakan transportasi kelotok menuju sekolah. Dengan itu, program bantuan kelotok beserta mesinnya ini sangat bermanfaat tidak hanya bagi guru saja juga untuk anak sekolah dalam menyemangati menempuh pendidikannya. Kami lakukan secara bertahap ke daerah daerah lainnya,” kata Mofit. (hdr)